Bappenas Susun Protokol Masyarakat Produktif dan Aman dari Corona

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 29 Mei 2020 12:34 WIB
Poster
Ilustrasi Corona (Foto: Edi Wahyono/detikcom)

Kemudian, kriteria ketiga yakni surveillanve atau pengawasan pada jumlah tes Corona. Dia menuturkan, Bappenas meniru negara Brazil yang jumlah penduduknya hampir sama seperti Indonesia di mana disediakan 3.500 tes untuk satu juta penduduk.

"Kemudian kriteria yang ketiga adalah surveillance yang cukup, jadi jumlah tes yang cukup. Menteri Bappenas mengusulkan, WHO mengusulkan tuh satu dari seribu. Nah Bappenas meniru negara dengan jumlah penduduk yang seperti Indonesia adalah Brazil. Yaitu kita 3500 per satu juta penduduk itu harus disediakan tesnya. Jadi tes kita yang kita butuhkan itu minimal 940 ribu tes dan kita kemarin baru 290 ribu belum 1/3 nya," tuturnya.

Subandi mengatakan, Bapennas juga sedang menyiapkan dashboard data yang dikoordinasikan oleh sistem PCL bersama lawan COVID di Gugus Tugas. Dashboard nantinya digunakan sebagai alat monitoring dan analisa untuk melihat perkembangan kasus Corona di suatu daerah.

"Jadi ini yang kita gunakan dan untuk menganalisa apakah suatu daerah artinya sudah di bawah nol atau gimana ini alat monitoring dan evaluasi dan pak menteri Bappenas kemarin sudah mengumpulkan seluruh kepala Bappeda kabupaten/kota, provinsi," kata Subandi

"Jadi kita juga meminta dukungan untuk menyiapkan data real time data harian yang disampaikan ke PLC. Jadi data ini adalah syarat kita agar analisa kita itu kredibel. Jadi pentahelix ini sangat diperlukan karena melawan pandemi itu tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja," tandasnya.

Halaman

(mae/mae)