Gali Septic Tank, Warga Bogor Temukan Diduga Kerangka Manusia-Koin Kuno

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 28 Mei 2020 18:45 WIB
Diduga kerangka manusia di Bogot saat gali septic tank
Diduga potongan kerangka manusia dan koin di Bogor. (Foto: dok. Istimewa)
Bogor -

Seorang warga Bogor berencana membuat septic tank baru di rumahnya dengan menggali sebuah lahan. Tak disangka, warga itu menemukan diduga potongan kerangka manusia dan koin kuno saat menggali tanah.

Pemilik rumah, Rafi, di Kampung Cigorowong RT 1/11 Desa Cileungsi, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, mengatakan berniat membuat septic tank baru dengan kedalaman 5 meter. Pada Selasa (26/5), Rafi melakukan penggalian pertama sedalam 2,5 meter.

Penggalian pun dilanjutkan keesokan harinya. Namun, ketika baru menggali 1 meter, ia menemukan kerangka atau tulang belulang manusia.

"Setelah rencana mau 2,5 meter lagi dilanjut, baru 1 meter ditemukan (diduga) kerangka tengkorak. Tengkorak itu ada kumpulan di ujung tanah itu sebelah barat, ada kumpulan tengkorak, ya. Itu (bersama tulang belulang) ada bentuk konde dan koin disamping tengkorak itu dan kumpulan tulang belulang," kata Rafi ketika dihubungi, Kamis (28/5/2020).

Rafi mengungkapkan ada besi yang menancap di tulang belulang yang ditemukan ini. Total, kata dia, ada delapan besi yang menancap di sekujur diduga kerangka manusia ini.

Dia menambahkan sebuah cincin juga ditemukan masih menempel di tulang jari serta ada empat buah koin kuno.

"Sebenarnya koinnya banyak, cuma hancur koinnya, agak remuk gitu, sudah hitam, dibuang karena tercampur sama tanah. Yang masih utuh 4 buah koin yang gambarnya ada mahkota raja, di sampingnya ada gambar singa yang sedang berdiri," ucapnya.

"Lalu 1 lagi ada logam bacaannya Nederland. Itu ada tahunnya terlihat 183, yang 1 lagi nggak keliatan. Coba mau dikerok juga susah. Diragukan (angka di koin antara) 9 dan 7," ujar Rafi.

Rafi menduga kerangka manusia itu sudah ada ratusan tahun di rumahnya. Dia pun mengatakan kerangka manusia itu dikuburkan kembali di dekat rumahnya.

"Kerangkanya? Dikubur. Kalau koinnya sudah diamankan polisi," tandasnya.

(rfs/rfs)