Nilai Vonis Kader PDIP Saeful Bahri Ringan, ICW: Sudah Kami Prediksi

Ibnu Hariyanto - detikNews
Kamis, 28 Mei 2020 18:35 WIB
Peneliti ICW Kurnia Ramadana (Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Peneliti ICW Kurnia Ramadana (Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Jakarta -

Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai vonis 1 tahun 8 bulan penjara untuk tersangka kasus suap pergantian antarwaktu (PAW) DPR, Saeful Bahri, ringan. ICW mengaku sudah memprediksi kader PDIP itu akan dijatuhi vonis ringan.

"Sedari awal ICW memang sudah memprediksi bahwa vonis-vonis dalam perkara korupsi yang melibatkan komisioner KPU Wahyu Setiawan dan mantan calon anggota legislatif PDIP Harun Masiku akan sangat rendah," kata peneliti ICW Kurnia Ramadhana kepada wartawan, Kamis (28/5/2020).

Sebab, Kurnia mengatakan kinerja penanganan kasus korupsi di KPK era Firli Bahuri telah melunak. Ia bahkan menyebut KPK saat ini telah masuk pada era 'new normal'.

"Dari perkara ini, publik bisa melihat secara jelas bahwa KPK telah melunak dengan para pelaku korupsi. Atau jika menggunakan kosakata yang sedang populer saat ini, bisa dikatakan bahwa KPK telah memasuki era new normal di bawah kepemimpinan Komjen Firli Bahuri. Publik dipaksa berdamai dengan situasi kepemimpinan KPK yang sebenarnya sangat jauh dari kata ideal," ujar Kurnia.

Menurutnya, hal itu ditunjukkan dengan rendahnya tuntutan KPK dalam kasus tersebut. Jaksa hanya menuntut Saeful dengan hukuman 2 tahun 6 bulan penjara.

"Vonis rendah terhadap Saeful Bahri sebenarnya juga tidak bisa dilepaskan dari kerja penuntutan KPK yang terlihat menanggap enteng perkara ini. Buktinya, terdakwa hanya dituntut 2 tahun 6 bulan penjara," sebutnya.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2