Niat Puasa Senin-Kamis dan Keutamaannya

Lusiana Mustinda - detikNews
Kamis, 28 Mei 2020 15:14 WIB
Pengalaman Puasa Mualaf
Niat puasa Senin Kamis. Foto: Istimewa
Jakarta -

Dikutip dalam buku 'Sunah-sunah Kecil Berpahala Besar' oleh Muhammad Safrodin, puasa Senin-Kamis dapat membantu menjaga kesehatan manusia. Anjuran untuk berpuasa Senin dan Kamis juga dalam hadist ini:

Dari Aisyah r.a., beliau mengatakan:

"Rasulullah Saw. biasa menaruh pilihan berpuasa pada Senin dan Kamis." (HR An-Nasa'i).

Usamah bin Zaid berkata:

"Aku berkata (kepada Rasulullah Saw.), 'Wahai Rasulullah, engkau telah berpuasa sampai-sampai dikira tak ada waktu bagimu untuk tidak puasa. Engkau juga terlihat tidak puasa, sampai-sampai dikira engkau tidak pernah puasa kecuali dua hari yang engkau bertemu dengannya.' Nabi Saw. bertanya 'Apa dua hari tersebut?' Usamah menjawab, 'Senin dan Kamis'. Lalu, beliau bersabda, 'Dua hari tersebut adalah waktu dihadapkannya amalan kepada Tuhan semesta alam (kepada Allah). Aku sangat suka ketika amalanku dihadapkan sementara aku dalam keadaan berpuasa." (HR. An-Nasa'i dan Ahmad).

Dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah Saw, bersabda:

"Berbagai amalan dihadapkan (kepada Allah) pada Senin dan Kamis, maka aku suka jika amalanku dihadapkan sementara aku sedang berpuasa." (HR. Tirmidzi).

Adapun lafal niat puasa Senin Kamis adalah

Lafadz niat puasa Senin:


نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Artinya: "Saya niat puasa sunnah hari Senin, sunnah karena Allah Taala"

Lafadz niat puasa Kamis:

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى


Artinya: "Saya niat puasa sunnah hari Kamis, sunnah karena Allah Taala."

Dengan banyaknya keutamaan ini, yuk kita mulai biasakan puasa Senin dan Kamis.

(lus/erd)