Wawalkot Tangsel soal New Normal: Kami Masih Pantau Perkembangan Kasus Corona

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 28 Mei 2020 07:54 WIB
Wakil Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie di peresmian Transpark Mall Bintaro.
Wawalkot Tangsel Banyamin (Putu Intan Raka Cinti/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) masih memantau perkembangan kasus COVID-19 di daerahnya. Hal itu dilakukan sebelum diterapkannya tatanan hidup baru atau 'new normal' di tengah pandemi virus Corona.

"Kita masih memantau perkembangan bertambah atau berkurangnya penderita COVID-19 di Tangsel. Kalau trennya menurun, maka sambil menunggu penetapan dari pemerintah pusat, akan kami susun aturan-aturan mengenai 'new normal' tersebut," ujar Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie kepada wartawan, Rabu (27/5/2020).

Benyamin menyebut, pada penerapan 'new normal' nanti, akan diberlakukan aturan yang ketat di pusat perbelanjaan. Serta pembatasan kapasitas penumpang di angkutan umum.

"Pengunjung mal akan diatur jaraknya dan pembayaran hanya menggunakan uang plastik, misalnya. Kendaraan umum dibatasi kapasitas penumpangnya, tapi masih harus dilihat dampaknya terhadap ongkosnya," jelasnya.

Sementara itu, Benyamin belum menjelaskan teknis terkait operasional tempat ibadah dan sekolah. Dia menyebut masih akan didiskusikan dengan pihak terkait.

"(Sekolah dan tempat ibadah) itu nanti akan didiskusikan lebih detail dg para pemangku kepentingan," katanya.

Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Tangsel, menurut Benyamin, terus dievaluasi. Namun untuk penerapan 'new normal', Benyamin belum bisa memastikan.

"Kalau evaluasi PSBB dilakukan tiap malam di posko COVID, kalau 'new normal' belum bisa dipastikan kapan dilakukan," pungkasnya.

Simak video 'Pemerintah Sampaikan Kriteria Daerah Indikasi New Normal':

Selanjutnya
Halaman
1 2