Pemerintah: Presiden Minta Warga Tak Kendur, Harus Bisa Adaptif dengan COVID

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 27 Mei 2020 13:49 WIB
Presiden Jokowi mengecek persiapan new normal di stasiun MRT dan Summarecon Mall Bekasi
Presiden Jokowi (Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk seluruh masyarakat Indonesia. Jokowi, kata Doni, berpesan bahwa masyarakat harus bisa menyesuaikan diri dengan kondisi dan situasi saat ini.

"Bapak Presiden mengatakan tidak boleh kendur. Oleh karenanya, kita harus bisa adaptif dengan COVID. Kita tetap harus menjaga tidak terpapar, tetapi kita juga tetap harus mampu beraktivitas," kata Doni dalam konferensi pers seusai rapat terbatas dengan Jokowi, Rabu (27/5/2020).

Selain itu, Doni mengungkapkan Jokowi menginstruksikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 selalu berkomunikasi dengan pemerintah daerah. Khususnya, sebut dia, mengenai wacana pembukaan kembali aktivitas sektor-sektor tertentu.

"Bapak Presiden menugaskan Gugus Tugas untuk melakukan koordinasi dan komunikasi oleh seluruh pemerintah, baik tingkat provinsi, kabupaten dan kota, khususnya dalam pemberian kelonggaran atau pemberian kesempatan kepada daerah-daerah untuk membuka sektor tertentu, bertahap dan berlanjut," jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi meminta penambahan pasukan di daerah yang kurva penyebaran Corona-nya masih tinggi. Namun, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo menegaskan penambahan pasukan di daerah itu bukan untuk menakut-nakuti masyarakat.

"Melalui pendekatan pendekatan yang komunikatif artinya apa, kehadiran TNI dan Polri di tempat-tempat publik bukan untuk menimbulkan kekhawatiran, bukan untuk menimbulkan ketakutan," sebut Doni seusai rapat terbatas dengan Jokowi.

(zak/dhn)