Heboh Puskesmas Lockdown, Pemko Medan: Pengalihan Layanan, Ada Positif Corona

Datuk Haris Molana - detikNews
Selasa, 26 Mei 2020 19:02 WIB
Spanduk di depan Puskesmas di Medan (Datuk Haris Molana-detikcom)
Spanduk di depan puskesmas di Medan (Datuk Haris Molana/detikcom)
Medan -

Spanduk pemberitahuan yang menyebut salah satu puskesmas di Medan di-lockdown selama 14 hari membuat heboh. Dinas Kesehatan (Dinkes) Medan mengatakan puskesmas tersebut bukan di-lockdown.

Puskesmas yang disebut di-lockdown itu adalah UPT Puskesmas PB Selayang II, Jalan Bunga Cempaka, Kota Medan. Pantauan detikcom di lokasi, Selasa (26/5/2020), memang terlihat ada spanduk di depan pagar yang menyebut puskesmas di-lockdown.

"Puskesmas Lockdown. Mulai tgl 26 Mei s.d 11 Juni 2020. Pasien berobat, rujukan, Tb Paru, PRB dialihkan selama masa lockdown 14 hari ke Puskesmas Padang Bulan, Jalan Jamin Ginting (Depan Pajus)," demikian tulisan di spanduk berwarna putih tersebut.

Pagar puskesmas terlihat dikunci. Tak terlihat aktivitas di dalam puskesmas tersebut.

Kadis Kesehatan Medan Edwin Effendi mengatakan puskesmas tersebut bukan di-lockdown. Menurutnya, ada pengalihan layanan di puskesmas tersebut.

"Bukan di-lockdown. Ini hanya pengalihan layanan," kata Edwin Effendi.

Edwin mengatakan pengalihan itu dilakukan karena kepala puskesmas tersebut positif COVID-19. Pengalihan dilakukan untuk sterilisasi lokasi.

"Karena ada yang positif. Kepala Puskesmas positif," ujar Edwin.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2