Usai Lebaran, ASN Pemprov Jabar Kembali Bekerja

Yudistira Imandiar - detikNews
Selasa, 26 Mei 2020 15:14 WIB
Pemprov Jabar
Foto: Dok. Pemprov Jabar
Jakarta -

Para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) sudah kembali bekerja. Semua instansi pemerintahan di Jabar telah membuka layanan kembali usai libur Hari Raya Idul Fitri.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jabar Setiawan Wangsaatmaja menjelaskan, sejumlah ASN masih bekerja dari rumah dengan skema flexible working arrangement (FWA) hingga 29 Mei 2020. Meski begitu, Setiawan menegaskan, pelayanan di seluruh instansi tetap berjalan normal dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Hal tersebut (FWA) tertuang dalam Surat Edaran Sekretaris Daerah Jabar nomor 800/47/BKD. Meski begitu, pelayanan kepada masyarakat di semua instansi berjalan optimal dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, dan akan dilakukan evaluasi kembali berdasarkan kebutuhan dan arahan Pimpinan," kata Setiawan dalam keterangan tertulis, Selasa (26/5/2020).

Adapun jadwal dan mekanisme pembagian kerja pejabat maupun ASN Pemda Jabar yang bekerja dengan sistem fleksibel diatur oleh para pejabat administrator di satuan kerja masing-masing. Pembagian kerja, kata Setiawan, dilakukan secara online dan setiap ASN yang bekerja dengan sistem FWA wajib melaporkan pekerjaan hariannya melalui Tunjangan Remunerasi Kinerja (TRK).

Terkait pelaksanaan rapat-rapat rutin, lanjut dia, dapat dilakukan dengan memanfaatkan media elektronik maupun aplikasi berbasis teknologi komunikasi dan informasi lainnya.

"Jika memang rapatnya harus bertemu muka, karena misalnya urgensi yang sangat tinggi dan harus diselenggarakan rapat di kantor, harus diperhatikan jarak aman antar peserta rapat dan tetap mematuhi protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran virus COVID-19," ungkap Setiawan.

Ia menambahkan, khusus dinas/badan/biro di lingkungan Pemda Provinsi Jabar yang mempunyai fungsi pelayanan langsung kepada aparatur maupun masyarakat dimungkinkan untuk menjalankan tugas dan fungsi di rumah, selama pelayanan bisa dilakukan secara online.

"Tetapi, apabila harus tetap dilakukan di kantor, maka petugas dilakukan dengan sistem shift sesuai dengan kebutuhan, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan COVID-19," terang Setiawan.

Salah satu instansi yang membuka layanan di kantor, yaitu Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah/SAMSAT (Sistem Manunggal Satu Atap). Jam operasional Samsat pada Senin-Kamis dimulai dari pukul 08:00 WIB sampai dengan pukul 14:30 WIB. Di hari Jumat, jam operasional dimulai pukul 08:00 WIB-15:00 WIB. Sementara pada hari Sabtu, jam operasional berlangsung pukul 08:00 WIB-13:00 WIB.

Jam operasional tersebut berlaku sampai 31 Mei 2020. Kemudian, Layanan SAMSAT lainnya seperti SAMSAT Outlet, Samling, Samdong, dan Samades, jam operasional menyesuaikan dengan situasi dan kondisi dengan memperhatikan protokol kesehatan. Sementara itu, pelayanan e-SAMSAT tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Selain itu, terang Setiawan, pejabat struktural, pejabat fungsional, maupun pejabat pelaksana yang mengalami gangguan kesehatan dapat melaporkan kepada atasan langsungnya dan mengikuti protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

"Jika ada ASN yang ternyata berstatus ODP dan PDP, maka kepala dinas, kepala biro maupun kepala badan, harus segera melaporkan kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Barat, agar segera dilakukan penanganan dan tindak lanjut pengawasan kepada yang bersangkutan, sesuai protokol penanganan pasien yang terdampak COVID-19," ungkap Setiawan.

(prf/mpr)