Kecelakaan Motor Vs Motor Polisi: Remaja Tewas, Ibunya Patah Kaki

Hermawan Mappiwali - detikNews
Selasa, 26 Mei 2020 14:23 WIB
Remaja bernama Haerul Afriansyah (18), tewas setelah motor yang dia kendarai terlibat tabrakan dengan motor anggota Dit Samapta Polda Sulsel, Bripda Aan.
Kecelakaan motor vs motor polisi. (Foto: dok. Istimewa)
Makassar -

Remaja bernama Haerul Afriansyah (18) tewas setelah motor yang dia kendarai terlibat tabrakan dengan motor anggota Dit Samapta Polda Sulsel, Bripda Aan. Korban Haerul disebut polisi sedang berboncengan dengan ibunya yang bernama Suryanti saat kecelakaan lalu lintas itu terjadi.

"Meninggal itu yang nabonceng ibunya atas nama Haerul Afriansyah, kepalanya pendarahan tadi," ujar Kanit Lakalantas Iptu Asrysad saat dihubungi detikcom, Selasa (26/5/2020).



Arsyad mengatakan insiden nahas ini terjadi di Jalan Poros Bantimurung, wilayah Kecamatan Simbang, Maros, Sulsel, sekitar pukul 06.30 Wita. Haerul, yang memboncengkan ibunya, bergerak dari arah Makassar menuju Kabupaten Bone, sementara sang polisi bergerak dari arah sebaliknya.

"Berlawanan arah, baku tabrak. Yang satu anggota dari Samapta Polda, yang satu orang dari Biringkanaya (Makassar) yang baku bonceng sama ibunya," terang Iptu Arsyad.

Selain korban Haerul yang meninggal dunia, polisi melaporkan ibu Haerul harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami patah tulang betis.

"Kalau ibunya patah di betis. Kalau anggota dia pendarahan di telinga tadi," katanya.



Polisi telah melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Namun belum dilaporkan lebih lanjut mengenai penyebab motor milik para korban saling tabrak.

"Kalau yang itu (penyebab motor saling tabrak atau adu banteng) masih kita dalami, yang jelas kejadiannya saling tabrak," pungkas Arsyad.

(tor/tor)