Polda Metro Putar Balik 40 Ribu Kendaraan Selama Sebulan Operasi Ketupat

Farih Maulana Sidik - detikNews
Selasa, 26 Mei 2020 12:33 WIB
Petugas mengarahkan penumpang kendaraan roda empat untuk melakukan pembatasan sosial atau physical distancing di titik pemeriksaan di Gerbang tol Karawang Barat, Karawang, Jawa Barat, Rabu (6/5/2020). Petugas gabungan memperketat akses keluar masuk kendaraan yang akan melewati gerbang tol pada hari pertama pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Karawang. ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar/foc.
Penyekatan kendaraan pemudik. (Muhamad Ibnu Chazar/Antara Foto)
Jakarta -

Polda Metro Jaya telah melaksanakan Operasi Ketupat 2020 selama 30 hari dalam rangka mencegah masyarakat melakukan mudik ke kampung halaman untuk mengurangi penyebaran virus Corona sampai ke daerah. Sebanyak 40 ribu kendaraan yang diduga hendak melakukan mudik diputar balik di beberapa check point.

"Selama sudah 30 hari kita melaksanakan Operasi Ketupat pelarangan mudik. Untuk Polda Metro Jaya, dari 18 titik penyekatan, 2 di tol dan 16 di arteri, itu ada sekitar 40 ribu lebih kendaraan yang diputar balik," ujar Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya kepada wartawan, Selasa (26/5/2020).

Sambodo mengatakan terjadi perkembangan pesat volume kendaraan yang diduga akan mudik pada H-4 hingga H-2 Lebaran. Tak hanya itu, pada 2 hari Lebaran juga polisi masih memutarbalikkan sekitar 2 ribu kendaraan di Gerbang Tol Cikarang Barat.

"Perkembangan pesat terjadi karena memang sesuai perkiraan ini adalah puncak arus mudik itu ada di H-4, H-3, dan H-2, itu sekitar 4 ribu kendaraan di H-4, H-3 5 ribu kendaraan, H-2 4 ribu kendaraan yang kita putar balikkan," katanya.

"Juga selama 2 hari Lebaran ini yakni tanggal 24 dan 25, itu setiap hari rata-rata sekitar 2 ribu yang kita putar balikkan hanya di titik Cikarang Barat saja," sambungnya.

Selain memutarbalikkan ribuan kendaraan, Polda Metro juga telah menindak ratusan travel gelap yang hendak membawa pemudik keluar dari Jakarta. Ratusan travel kendaraan gelap tersebut membawa ribuan penumpang dengan tujuan berbagai daerah.

"Kemudian sampai saat ini travel gelap yang sudah kita amankan kurang-lebih 671 travel dengan ribuan penumpang," pungkasnya.

(fas/mea)