Pemudik Bisa Perparah Corona di Jakarta, Epidemiolog Dukung Larangan Balik

Arief Ikhsanudin - detikNews
Selasa, 26 Mei 2020 07:58 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono/detikcom

Diketahui, warga yang telah meninggalkan Jakarta sebelum Lebaran sebaiknya tidak langsung kembali ke wilayah Ibu Kota dan sekitarnya. Pemerintah meminta warga tak buru-buru kembali ke Jabodetabek untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Melalui keterangan tertulis, juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengimbau masyarakat yang ada di daerah tidak kembali ke Jakarta untuk mencari nafkah dalam situasi pandemi COVID-19. Kendati tidak mudah, situasi itu harus dipahami bahwa kembali ke Ibu Kota, yang sekarang ini menjadi episentrum COVID-19, justru dapat menjadikan permasalahan semakin besar.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan aparat akan melakukan tindakan tegas untuk menyaring arus balik mudik. Pemudik yang tidak memiliki surat izin masuk dan hasil rapid test dilarang memasuki Jakarta.

"Kami akan melaksanakan tindakan aturan secara tegas. Bekerja sama dengan jajaran kepolisian, TNI, dan Pemprov menjaga perbatasan-perbatasan ada lebih dari 10 titik dan semua titik masuk di Jabodetabek ini ada pemeriksaan," ujar Anies seperti yang disiarkan akun YouTube BNPB, Senin.

Halaman

(aik/maa)