Stasiun Tanah Abang Ramai Penumpang, Petugas Aktif Sosialisasi Jaga Jarak

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Senin, 25 Mei 2020 17:22 WIB
Kondisi di Stasiun Tanah Abang, Senin 25 Maret 2020 sore (Rahel Narda Chaterine/detikcom)
Kondisi di Stasiun Tanah Abang, Senin 25 Maret 2020 sore (Rahel Narda Chaterine/detikcom)
Jakarta -

Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, sempat terpantau ramai pada hari kedua Lebaran. Namun petugas di stasiun rutin mengingatkan calon penumpang agar menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Pantauan detikcom, Senin (25/5/2020) pukul 15.55 WIB, kondisi di peron Stasiun Tanah Abang arah Bogor dan Jatinegara sempat terpantau padat. Tampak semua calon penumpang yang berada di peron mengenakan masker.

Terlihat pula petugas yang rutin berkeliling di sepanjang peron Stasiun Tanah Abang. Mereka mengenakan masker dan membawa alat pengeras suara. Para petugas itu rutin mengingatkan calon penumpang untuk selalu menggunakan masker dan menjaga jarak.

"Garis merah yang sudah disediakan untuk penumpang mohon ditempati" teriak salah satu petugas untuk mengimbau para penumpang agar menjaga jarak.

Selain itu, ada beberapa calon penumpang yang membawa anak-anak. Beberapa anak tersebut tidak mengenakan masker.

Diberitakan sebelumnya, VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba menyebutkan data pengguna KRL pada hari pertama Lebaran mengalami penurunan sekitar 90 persen dari tahun sebelumnya. Anne mengatakan, per kemarin hingga pukul 17.00 WIB, tercatat ada 41.436 pengguna KRL.

Selain itu, Anne mengungkapkan, PT KCI melakukan sistem penyekatan pengguna KRL mulai gerbang masuk stasiun hingga peron. Menurut Anne, KRL juga telah dilengkapi dengan alat penanda tempat pengguna harus duduk dan berdiri di KRL. Hal ini dimaksudkan agar terjadi physical distancing, mulai peron hingga di dalam KRL.

Anne pun mengingatkan masyarakat agar menggunakan KRL hanya untuk keperluan mendesak dan tidak membawa anak-anak. Selain itu, pengguna diminta tidak terburu-terburu dan memaksakan diri naik ke kereta yang telah penuh.

(gbr/gbr)