Amien Rais: Kalau Pengangguran Meluas Itu Dibilang New Normal, Kebablasan!

Tim detikcom - detikNews
Senin, 25 Mei 2020 13:23 WIB
Amien Rais hadiri Rakernas PAN, Sabtu (7/12/2019).
Amien Rais (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Mantan Ketua MPR Amien Rais memberikan pandangannya mengenai istilah 'new normal' di tengah pandemi COVID-19. Amien Rais mewanti-wanti agar pemerintah tidak membenarkan sejumlah hal negatif sebagai 'new normal' atau normal yang baru.

Dalam akun Instagram @amienraisofficial seperti dilihat pada Senin (25/5/2020), Amien Rais berbicara soal sejumlah saintis atau ilmuwan yang menurutnya telah memberikan pendapat bahwa new normal itu istilah yang salah arah. Amien mengaku percaya pada pendapat itu.

"Nah, untung ada scientist yang mengingatkan bahwa kata-kata new normal itu sesungguhnya missleading, salah arah, dan sesungguhnya ada pengelabuan, mohon maaf, ini kata mereka dan saya setuju," ucap Amien Rais.

Amien Rais menyebut para saintis itu menyatakan yang terjadi sesungguhnya adalah menghancurkan normal selamanya. Amien menyebut normal yang biasanya adalah punya standar, norma-norma, dan pola reguler yang merujuk pada suatu referensi.

"Yang terjadi adalah worsening situation, apakah itu climate change atau global warming, kehancuran di mana-mana, naiknya sea level permukaan air laut yang makin nggak tertahankan. Karena itu, Saudara-saudara, mereka mengusulkan jangan dipakai lagi ini, ini bisa ngelabui kita sendiri. Kita termakan oleh slogan-slogan kita, terus kemudian apa pun dianggap normal," sebut Amien.

Amien mengaku paham kalau para petinggi di Indonesia ingin new normal setelah penyebaran virus Corona mulai melandai. Amien masih setuju dengan new normal seperti pegawai negeri yang tetap bekerja dengan masker, tetap menjaga jarak, dan pembagian waktu kerja di rumah dan kantor.

"Tetapi kalau kemudian pengangguran meluas itu new normal, kerusuhan desa dan kota karena perut lapar new normal, nambah utang terus new normal, semakin hancur negara kita ekonominya new normal, itu yang saya kira sudah kebablasan," kata Amien Rais.

"Jadi marilah jadi bangsa yang cerdas, para pemimpinnya juga harus lebih cerdas lagi, maaf ya, karena kita ini betul-betul dalam suasana yang sangat berat. Jangan dihibur new normal new normal yang tidak normal ya," pesan Amien Rais.

Tonton juga video Pengurus Baru PAN: Dua Anak Amien Rais Masuk:

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2