7 Rumah dan 1 Gereja di Kulawi Sigi Terendam Banjir

M Qadri - detikNews
Senin, 25 Mei 2020 10:38 WIB
Banjir di Sigi, Sulteng, akibat sungai meluap setelah turun hujan dengan curah tinggi (dok. Istimewa)
Banjir di Sigi, Sulteng, akibat sungai meluap setelah turun hujan dengan curah tinggi. (Foto: dok. Istimewa)
Palu -

Sebanyak tujuh rumah warga dan satu rumah ibadah gereja di Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), terendam banjir. Banjir terjadi akibat curah hujan yang cukup tinggi, sehingga menyebabkan air Sungai Mome meluap.

"Lokasi banjir tersebut tepatnya di Desa Banggaiba, Kulawi. Hujan yang terjadi beberapa hari ini di daerah Kulawi mengakibatkan air Sungai Mome meluap. Derasnya banjir yang terjadi pada saat itu juga menyebabkan sebagian warga tidak sempat menyelamatkan barang berharga lainnya," kata KBO Binmas Polres Sigi Iptu Made Mastro, Senin (25/5/2020).

Banjir terjadi pada Minggu kemarin sekitar pukul 12.15 Wita. Namun informasi baru bisa diperoleh hari ini karena jarak tempuh yang memakan waktu kurang-lebih 10 jam dan tanpa adanya jaringan komunikasi.

"Titik atau lokasi banjir cukup jauh, dan jaringan sangat susah. Makanya agak susah melakukan koordinasi. Dari hasil pendataan kami, ada tujuh rumah dan satu gereja BK yang terendam banjir," ucapnya.

Banjir di Sigi, Sulteng, akibat sungai meluap setelah turun hujan dengan curah tinggi (dok. Istimewa)

Banjir yang cukup deras serta disertai lumpur juga merendam barang berharga milik warga yang tinggal di Desa Banggaiba, berupa beras dan bahan sembako lainnya. Tadi malam, banjir telah surut dan kini warga tengah melakukan gotong royong untuk menyingkirkan sisa-sisa puing dan lumpur.

Tidak ada korban jiwa dalam bencana banjir tersebut. Namun warga yang tinggal di tiga dusun di Desa Banggaiba sebanyak 17 keluarga telah dievakuasi ke tempat yang aman dari banjir.

(jbr/jbr)