Pemerintah Ungkap Penyebab Adik Via Vallen Nonreaktif tapi Positif Corona

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Senin, 25 Mei 2020 08:04 WIB
Kepala BNPB sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Doni Monardo
Doni Monardo (Foto: dok. BNPB)
Jakarta -

Penyanyi Via Vallen menceritakan kisah adiknya yang dites negatif saat rapid test atau nonreaktif, tapi positif terjangkit virus Corona ketika diuji melalui test swab. Pemerintah 'tidak kaget' terhadap cerita seperti ini, bahkan sudah mengetahui penyebabnya.

"RT (rapid test) sering tidak akurat. Tes PCR swab 97 persen akurat," kata Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Doni Monardo kepada detikcom, Senin (25/5/2020).

Ketika ditanyakan kenapa rapid test marak digunakan sejumlah rumah sakit tapi tak akurat, Doni menduga rumah sakit tersebut belum memiliki mesin tes swab.

"Mungkin karena belum punya mesinnya," ujar Doni.

Dihubungi terpisah, juru bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto senada dengan Doni. Yuri, sapaan akrab Yurianto, mengatakan tingkat sensitivitas rapid test rendah.

"Sensitivitas rapid test rendah," ucap Yuri.

Yuri mengatakan hasil rapid test sering menunjukkan negative false atau negatif palsu. Yuri menyarankan untuk langsung menggunakan tes swab.

"Negatif palsu sering terjadi saat infeksi masih < 6-7 hari, karena tubuh belum mampu memberi respons keberadaan virus (imunoglobulin M) belum terbentuk, padahal virusnya sudah ada. Mestinya diulang 10 hari lagi atau langsung swab," sebut Yuri.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2