Anies: Jadilah Orang Bertanggung Jawab, di Rumah Artinya Melindungi Orang Lain

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Minggu, 24 Mei 2020 16:46 WIB
Anies Baswedan bagikan momen Lebaran di rumah saja dengan keluarga
Anies Baswedan bersama keluarga. (Dok Instagram Anies Baswedan)
Jakarta -

Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak warga Jakarta merayakan Hari Raya Idul Fitri di rumah. Sebab, dengan cara itulah masyarakat dapat melindungi diri dan orang lain dari bahaya virus Corona.

"Jadilah keluarga-keluarga yang bertanggung jawab. Jadilah orang-orang yang bertanggung jawab. Kalau kita melindungi diri sendiri dengan cara di rumah, itu artinya melindungi orang lain," kata Anies dalam keterangan resminya, Minggu (24/5/2020).

Anies mengimbau masyarakat hanya ke luar rumah guna membeli kebutuhan pokok atau mengecek kesehatannya. Dia pun mewanti-wanti masyarakat yang terpaksa ke luar rumah untuk menggunakan masker.

"Dan kalau terpaksa harus pergi, maka pergilah untuk kebutuhan pokok, misalnya harus cari makanan atau untuk urusan kesehatan. Dan kalau sampai keluar, gunakan masker karena itulah cara kita bersikap bertanggung jawab bahwa tidak mungkin kita bisa menyelesaikan masalah ini jika tidak semua orang mau mengerjakan sama-sama. Itu pesan pentingnya," imbau Anies.

Anies sendiri hari ini bersama keluarganya melaksanakan salat Id dan merayakan Lebaran di kediaman pribadinya di Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Sebagai pengganti open house, Anies bersama keluarga memilih melakukan panggilan video.

"Jadi, biasanya kalau Lebaran, mereka semua di sini. Lalu, keluarga besar dari dua sisi akan kumpul semua di sini. Biasanya setelah selesai salat Id, jam segini ini sekarang jam 10 adalah penuh-penuhnya nih sampai sore. Nanti bergantian orang datang sampai sore. Nah, kali ini kosong. Yang kita kerjakan adalah tadi jam 09.30 sudah janjian. Kita pakai video conference dengan semuanya," tutur Anies.

Di Tengah Pandemi, Anies Lebaran Virtual Bareng Keluarga dari Rumah:

Lebih lanjut, Anies mengatakan ada hikmah di balik pandemi virus Corona ini. Menurutnya, masyarakat yang disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan dapat menceritakan pengalamannya saat melawan pandemi COVID-19 ke generasi mendatang.

"Ingat ini sebagai sebuah peristiwa yang kita ambil hikmahnya. Anak-anak yang disiplin dan tidak pergi, dia di kemudian hari bisa menceritakan pada generasi berikutnya bahwa saya termasuk yang memutus mata rantai karena saya di rumah," ujar Anies.

Hikmah lainnya, dengan adanya wabah ini, masyarakat jadi terbiasa dengan teknologi digital. Menurut Anies, selama ini manfaat video conference belum digunakan secara maksimal sehingga melalui adanya COVID-19 hal itu dapat dimanfaatkan sebagai sarana kegiatan sehari-hari.

"Dulu rasanya tidak puas kalau tidak ketemu langsung. Tidak lega kalau tidak ketemu langsung. Sekarang karena diharuskan, terjadilah, dan terbiasalah. Nah, inilah yang menurut saya ke depan kita akan punya kebiasaan-kebiasaan baru yang dulu tidak pernah terbayangkan. Tapi insyaallah bisa membuat kita lebih efisien, lebih efektif dalam bekerja, dan konektivitas tetap terjaga," tuturnya.

(mae/mae)