Sawah di Polman Masih Terendam Banjir, Warga Ramai-ramai Tangkap Ikan

Abdy Febriady - detikNews
Sabtu, 23 Mei 2020 15:49 WIB
Warga Polman tangkap ikan di sawah yang terendam banjir.
Warga Polman tangkap ikan di sawah yang terendam banjir. (Foto: Abdy Febriady/detikcom)
Polewali Mandar -

Sudah dua hari ratusan hektar area persawahan dan tambak ikan milik warga di Desa Tonro Lima, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar terendam banjir akibat luapan sungai. Warga pun beramai-ramai menangkap ikan di persawahan.

Berbekal alat tangkap tradisional bandrong, warga bisa membawa pulang sekarung aneka jenis ikan air tawar dan juga udang. Warga mengaku ikan dan udang yang mereka tangkap terlepas dari tambak yang terendam banjir. Warga bersyukur, lantaran tangkapan ikan bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hari raya Idul Fitri.

"Ikan yang tertangkap berasal dari tambak warga, yang terlepas sejak dua hari terakhir akibat banjir. Ikan yang tertangkap akan kami manfaatkan untuk kebutuhan lebaran," kata salah seorang warga, Adi kepada wartawan, Sabtu (23/05/20).

Di tempat yang sama, Camat Matakali Sulaeman Mekka, mengungkapkan peristiwa banjir turut merendam pemukiman warga di daerah ini.

"Untuk sementara berdasarkan pemantauan kami di lapangan, yang terdampak ini pertama adalah persawahan, yang kedua adalah sebagian pemukiman termasuk juga tambak," ujarnya saat memantau lokasi banjir.

Menurut Sulaeman, selain akibat curah hujan tinggi, banjir juga dipicu jebolnya tanggul sungai. Sulaeman mengatakan sedang mendata jumlah warga yang terdampak peristiwa banjir ini, termasuk menghitung jumlah kerugian yang ditimbulkan.

"Untuk sementara kami sedang mendata, siapa yang terdampak dan melihat tingkat kerugian yang ditimbulkan, untuk kita laporan ke badan penanggulangan bencana daerah " pungkasnya.

(idn/idn)