Dugaan Pungli di UNJ, Polisi: 7 Orang Diserahkan KPK Dikenai Wajib Lapor

Idham Kholid - detikNews
Sabtu, 23 Mei 2020 12:50 WIB
Kombes Yusri Yunus (Isal Mawardi/detikcom)
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. (Isal Mawardi/detikcom)
Jakarta -

Polda Metro Jaya mengatakan belum ada tersangka dalam kasus dugaan pungutan liar (pungli) berupa permintaan THR di UNJ yang dilimpahkan KPK. Perkara itu masih dalam penyelidikan.

"Masih dalam penyelidikan diserahkan ke kepolisian. Oleh polisi karena baru diterima, ini masih didalami dulu konstruksi peristiwanya apa sih ini, belum menentukan siapa tersangka, masih penyelidikan, belum penyidikan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dihubungi, Sabtu (23/5/2020).

Yusri mengatakan pihaknya melakukan gelar perkara pada Jumat (22/5) malam. Tujuh orang yang diserahkan KPK dikenai wajib lapor.

"Makanya hasil gelar perkara tadi malam, 7 orang yang diserahkan KPK dikembalikan dulu, mereka wajib lapor. Nah kasus seperti apa ini didalami dulu. Selanjutnya kan akan ada klarifikasi, undang, periksa, kan gitu, belum ada tersangka," ujarnya.

Yusri menjelaskan KPK menyerahkan kasus itu ke Polres Jaksel pada Kamis (21/5) malam yang dilanjutkan gelar perkara bersama. Penanganan kasus itu lalu diambil alih Polda Metro jaya pada Jumat (22/5).

"Oleh polda dilakukan gelar perkara untuk bisa menentukan konstruksi dari peristiwanya seperti apa sih, karena kan penyerahan dari KPK, yang mengamankan kasus itu kan KPK, kenapa dilimpahkan, tadi menurut jubir KPK Pak Ali tadi bahwa memang kan belum ditemukan ada penyelenggara di situ sehingga diserahkan ke kepolisian," tuturnya.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2