44 Orang di Luwu Timur Positif Corona, Setengahnya Perawat-Satpam RSUD

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Jumat, 22 Mei 2020 22:16 WIB
Pemerintah Kota Bekasi menggelar tes massal corona terhadap penumpang KRL di Stasiun Bekasi. Tes kali ini menggunakan alat yang lebih akurat berupa polymerase chain reaction (PCR). Agung Pambudhy/Detikcom. 

1. Penumpang Commuter line mengikuti test massal COVID 19 dengan metode polymerase chain reaction (PCR) di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, Selasa (5/5/2020).
2. Sebanyak 300 penumpang kereta dipilih secara random mengikuti tes ini. 
3. Metode tes PCR adalah mengetes spesimen yang diambil dari dahak di dalam tenggorokan dan hidung lalu diswab. 
4. Tes ini dianggap paling akurat dibandingkan rapid test yang hanya untuk mendeteksi reaksi imun dalam tubuh.
5. Data terkini kasus positif Covid-19 di Kota Bekasi telah mencapai 249 orang. Pasien sembuh corona 126, dalam perawatan 95, sedangkan meninggal 28 orang.
6. Test ini dibantu petugas dari RSUD Kota Bekasi dan Dinkes Kota Bekasi.
7. Sebelum masuk ke stasiun, penumpang lebih dulu menjalai tes PCR secara acak. Setelah itu, sampel lemdir dari hidung akan diuji di Labiratorium Kesehatan Kota Bekasi.
8. Hasil pemeriksaan ini diharapkan memberi gambaran kondisi penumpang ‎KRL apakah ada yang terpapar COVID-19 atau tidak.
9. Sebelumnya di KRL ada tiga orang yang dinyatakan positif virus COVID-19 berdasarkan hasil test swab PCR yang dilakukan pada 325 calon‎ penumpang dan petugas KAI di Stasiun Bogor. 
10. Sejumlah kepala daerah meminta pemerintah pusat untuk menstop operasional KRL guna menghambat penyebaran virus COVID-19
11. Hingga 4 Mei 2020 di Indonesia terdapat 11.587 kasus COVID-19 dengan kasus kematian 864 meninggal dan 1.954 sembuh.
12. Sampai kemarin pemerintah telah menguji 112.965 spesimen dari 83.012 orang di 46 laboratorium.
ilustrasi (Foto: Agung Pambudhy)
Luwu Timur -

44 orang dinyatakan positif Corona (COVID-19) di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Setengah dari pasien yang terpapar Corona ini adalah tenaga medis hingga satpam di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) I Lagaligo.

"Di Luwu Timur itu, dari jumlah 44 itu ada 22 pegawai rumah sakit. Mulai satpam dan petugas di rawat inap di ICU," kata Jubir Satgas COVID-19 Sulawesi Selatan, Ichsan Mustari lewat video conference, Jumat (22/5/2020).

Para pasien itu kini dirawat secara intensif. Ichsan meminta kepada pihak rumah sakit agar pasien yang terpapar Corona dapat melakukan isolasi diri dan diminta untuk dirujuk ke rumah sakit di Makassar.

(fiq/isa)