Bupati Beberkan Alasan Pecat 109 Tenaga Kesehatan di RSUD Ogan Ilir

Raja Adil Siregar - detikNews
Kamis, 21 Mei 2020 17:34 WIB
Bupati Ogan Ilir, Ilyas Panji Alam.
Bupati Ogan Ilir Ilyas Panji Alam (Raja Adil Siregar/detikcom)
Palembang -

Bupati Ogan Ilir Ilyas Panji Alam memberi penjelasan terkait dengan pemecatan 109 tenaga kesehatan di RSUD Ogan Ilir. Ia menyebut para tenaga medis yang dipecat itu 'bubar' saat pasien COVID-19 datang.

"Mereka tidak masuk 5 hari, nuntut insentif itu tidak ada. Mereka kerja saja belum kok. Baru datang pasien Corona aja udah bubar semua nggak mau masuk. Ya sudah tidak usah masuk lagilah," kata Ilyas kepada wartawan, Kamis (21/5/2020).

Diakui Ilyas, ada beberapa tuntutan yang diajukan 109 tenaga medis yang dipecat. Tetapi Ilyas memastikan semua tuntutan sudah dipenuhi jauh hari.

"Mereka itu menuntut minta insentif, sudah kita kasih. Minta rumah singgah, itu sudah ada, pake AC dan kasur. Minta APD bilang minim, semua sudah ada, ada ribuan," kata Ilyas.

Ilyas kemudian menyebut tuntutan tenaga medis itu hanyalah sebuah alasan. Sebab, mereka takut saat pasien positif COVID-19 dirawat di RSUD Ogan Ilir.

"Apa yang mereka tuntut lagi, semua udah ada. Kalau dalam militer ini disersi, ya apa yang mereka tuntut sudah ada, jadi apa ini yang dituntut," kata Ilyas tegas.

Sebelumnya, ada 109 tenaga kesehatan di RSUD Ogan Ilir dipecat. Mereka dipecat karena menolak pasien COVID-19 dan tak masuk kerja selama 5 hari berturut-turut.

Tonton juga video Miris dengan Kondisi saat Ini, Netizen: #TerserahIndonesia:

(ras/idh)