JK Soroti Protokol Kesehatan yang Tiap Hari Dilanggar, Ini Respons Pemerintah

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Kamis, 21 Mei 2020 09:32 WIB
Jubir Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto
Achmad Yurianto (Dok. BNPB)
Jakarta -

Ketua PMI Jusul Kalla (JK) mengatakan masih banyak masyarakat yang melanggar protokol kesehatan meski imbauan itu disampaikan setiap hari. Pemerintah mengatakan memang tidak mudah menertibkan masyarakat.

"Iya (susah menertibkan masyarakat), kan penyakit ini menularnya dari situ. Makanya nggak gampang. Kalau gampang kan dari dulu udah selesai penyakit ini. Bukan harusnya (tetap patuh), nggak ada pilihan. Kalau masih ada pilihan kita bisa pilih yang lain, nyatanya nggak ada pilihan kok," kata juru bicara pemerintah terkait penanganan COVID-19, dr Achmad Yurianto, saat dihubungi, Rabu (20/5/2020).

Yuri menyadari memang masih banyak masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Hal itu pun mengakibatkan terus melonjaknya kasus positif COVID-19 di Indonesia.

"Terus mau diapain? Harusnya diapain dong? Ya kan kalau melanggar terus kayak begini jadinya, (Corona) nggak selesai-selesai nantinya. Kalau kamu bisa lihat hari ini melonjak, terus gimana mau selesainya? Nggak pernah selesai kan," ujarnya.

Yuri mengatakan mematuhi protokol kesehatan merupakan tanggung jawab bersama. Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) itu pun mengibaratkan pelanggaran terhadap protokol kesehatan layaknya pelanggaran lalu lintas.

"Kalau masyarakat ngeyel terus diapain hayo? Pemerintah itu bukan hanya pemerintah pusat aja kan, pemerintah daerah kan juga pemerintah toh. Sama dengan rambu lalu lintas sudah dipasang (tapi) dilanggar terus, apa salah rambunya? Nah, iya (salah orang yang melanggar)," ucap Yuri.

Sebelumnya diberitakan, Ketua PMI Jusuf Kalla (JK) meminta masyarakat sadar mengenai bahayanya penyebaran virus Corona. Jika masyarakat tidak disiplin, penularan virus Corona di Indonesia masih akan terus terjadi.

JK berharap masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan demi mencegah penularan virus Corona. Menurut JK, imbauan untuk mematuhi protokol kesehatan itu selalu disampaikan setiap hari namun banyak pula masyarakat yang melanggarnya.

"Seperti katakan tadi, pertama menghindari virus, dengan disiplin, dengan tinggal di rumah, dengan selalu memakai masker apabila keluar, dengan cuci tangan. Itu rule tiap hari diucapkan oleh kita semua, dipahami di TV hal itu, yang tiap hari diucapkan tiap hari juga banyak melanggarnya. Karena itulah, virus ini tidak akan berhenti apabila banyak orang melanggar aturan-aturan," ujar JK.

JK: Kita Harus Bersama Melawan Virus Ini:

(azr/mae)