Round-Up

Ramainya Pasar saat PSBB Tak Terelakkan, Panduan 'New Normal' Digalakkan

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 21 Mei 2020 08:22 WIB
Pasar Gudang Areng, Tanah Sereal, tampak ramai dengan aktivitas para pedagang dan pembeli. Aktivitas pasar berjalan normal meski penerapan PSBB masih diterapkan
Aktivitas warga di pasar menjelang Lebaran (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Ramainya pasar saat pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) terutama di hari-hari menjelang Hari Raya Idul Fitri semakin tak terelakkan. Kini Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 bersiap menerjunkan sejumlah relawan untuk memberikan edukasi terkait new normal di tengah pandemi Corona.

Pernyataan itu disampaikan oleh Koordinator Relawan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Andre Rahadian melalui siaran langsung di YouTube BNPB, Rabu (20/5/2020). Andre menyebut saat inu sudah ada 30 ribu lebih relawan yang terbung dalam penanganan COVID-19.

"Kita semua mengumpulkan data dan menyiapkan protokol bagaimana kita mulai membuka pasar. Hari ini relawan bergerak di pasar untuk memberikan edukasi kepada teman-teman di pasar, kepada masyarakat yang belanja maupun menjual," kata Andre.

"Apa yang harus mereka lakukan agar bisa tetap berusaha nantinya dengan konsep yang baru, dengan konsep new normal. Begitu juga dengan bidang-bidang usaha yang lain sampai nantinya ke sekolah," sambungnya.

Andre mengatakan dari 30 ribu relawan, 7.000 di antaranya relawan medis. Sedangkan sisanya sebanyak 22.900 relawan nonmedis.

"Kalau medis ada beberapa kategori seperti dokter, bidan, perawat, sedangkan nonmedis juga terbagi untuk logistik dan administrasi umum. Kita juga sudah bisa menyatukan teman-teman mahasiswa, jadi ada 15 ribu tergabung direkrut melalui Kemendikbud dan sudah terdaftar juga di desk relawan gugus tugas," jelasnya.

Simak video 'Pedagang Tanah Abang Kian Ramai, Personel Satpol PP Ditambah':