Pemerintah: New Normal Adalah Hidup Bersih-Sehat, Bukan Pelonggaran PSBB

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 21 Mei 2020 00:10 WIB
Achmad Yurianto
Foto: Achmad Yurianto. (Dok BNPB).
Jakarta -

Pemerintah menegaskan hidup dengan normal yang baru atau new normal bukan berarti pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB). New normal adalah hidup dengan mengedepankan pola hidup bersih dan sehat.

"New normal itu kan sebenarnya sudah kita ajarkan sejak pertama kali COVID masuk di Indonesia. New normal itu adalah hidup dengan mengedepankan pola bersih sehat, PHBS," kata Juru Bicara Pemerintah terkait Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto dalam acara d'Rooftalk yang tayang di detikcom, Rabu (20/5/2020).

Yuri menjelaskan new normal adalah hidup sesuai dengan protokol kesehatan untuk mencegah virus Corona (COVID-19). Karena itu, jaga jarak hingga menggunakan masker akan menjadi bagian dalam kehidupan sehari-hari.

"Kalau itu dijalankan semua pasti juga akan menghindari kerumunan. Inilah yang disebut dengan normal yang baru. Artinya kita sejak awal sudah menyampaikan tentang protokol kesehatan. Protokol kesehatan inilah yang kita sebut dengan hidup normal yang baru," katanya.

Yuri mengatakan, hidup dengan normal yang baru ini tak ada kaitannya dengan PSBB. Dia menegaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak pernah memerintahkan untuk melonggarkan PSBB.

"Sampai saat ini Presiden belum pernah menyampaikan dan memerintahkan kepada semua pemda untuk melonggarkan PSBB. Justru beliau meminta dalam rapat kabinet yang terakhir seluruh pemerintah daerah tetap mengawasi PSBB karena ditengarai pada beberapa minggu ini mobilitas masyarakat akan sangat tinggi terkait dengan tradisi menjelang Lebaran," ujar Yuri.

"Oleh karena itu dari awal Presiden juga mengingatkan pemerintah daerah untuk lebih ketat lagi. Bukan mereka dilarang untuk berbelanja, tapi berbelanja lah dengan norma-norma kesehatan atau belanja lah dengan cara hidup yang baru, normal yang baru itu," sambungnya.

(mae/azr)