Cerita Zuraida soal 'Kecap Boleh Berceceran Asal Botol Kuat' dari Jamaluddin

Datuk Haris Molana - detikNews
Rabu, 20 Mei 2020 16:09 WIB
Sidang kasus hakim Jamaluddin (Datuk Haris Molana-detikcom)
Sidang kasus hakim Jamaluddin (Datuk Haris Molana/detikcom)
Medan -

Terdakwa kasus dugaan pembunuhan sekaligus istri hakim PN Medan Jamaluddin, Zuraida Hanum, bercerita soal sakit hati terhadap almarhum suaminya itu. Dia menyebut Jamaluddin sempat bicara tentang dirinya yang bisa 'dipakai' orang lain di hadapan terdakwa lainnya, Jefri Pratama.

"Almarhum pernahkah di depan si Jefri dia nyebut istri boleh di rumah, di luar boleh 'dipakai' orang?" tanya pengacara Zuraida, Onan Purba, saat pemeriksaan terdakwa di PN Medan, Rabu (20/5/2020).

"Itu didengar Jefri dan kawan-kawan, Pak. Sakit hati saya mendengarkan dari suami saya seperti itu," ucap Zuraida.

Zuraida kemudian menyebut Jamaluddin juga mengeluarkan istilah 'kecap boleh berceceran asal botol kuat' saat itu. Namun Zuraida tak menjelaskan maksud ungkapan tersebut.

"Dia juga melanjutkan, katanya 'kecap boleh berceceran asal botol kuat'," tutur Zuraida.

Selain itu, pengacara menanyakan alasan Zuraida menjalin hubungan dengan Jefri. Zuraida mengaku sulit mengungkap alasannya.

"Menurut keterangan saksi, Jefri, menerangkan perbuatan-perbuatan kalian berdua, bahkan sampai sudah ada lima kali. Kenapa kamu mau melakukan itu?" tanya pengacara.

"Saya susah untuk menjawabnya, Pak," jawab Zuraida.

Dia juga tak menjawab lugas saat ditanya apakah hubungan pribadi itu dilakukan agar Jefri menuruti permintaannya membunuh Jamaluddin atau tidak. Zuraida hanya mengatakan Jefri merupakan orang terdekat yang dipercayainya.

"Jefri orang yang paling terdekat saya, paling saya percaya maka saya curhat sama dia," tuturnya.

Tonton video Istri Hakim PN Medan Jadi Otak Pembunuhan Suaminya:

Selanjutnya
Halaman
1 2