Ada 2 Tersangka Penyelundupan 66 Kg Sabu ke Jakarta, 3 Pelaku Lain Diburu

M Iqbal - detikNews
Rabu, 20 Mei 2020 15:21 WIB
Polisi bongkar penyelundupan sabu dalam truk logistik
Polisi membongkar penyelundupan sabu dalam truk logistik. (Foto: Istimewa)
Merak -

Polisi menggagalkan pengiriman narkoba jenis sabu di Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Seorang direktur utama (dirut) perusahaan ekspedisi logistik berinisial RR ditetapkan sebagai tersangka.

RR diketahui berperan sebagai pengendali narkoba dari Pekanbaru ke Jakarta. Selain RR, polisi menetapkan seorang tukang packing yang mengepak 5 kg sabu yang disita polisi dari SPBU di Jambi.

"Dengan pengembangan ini kita sudah mengamankan 2 orang tersangka dan mereka ini pengendalinya," ujar Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono kepada wartawan di Pelabuhan Merak, Rabu (20/5/2020).

Gatot mengatakan polisi masih mengembangkan kasus penyelundupan narkoba. Masih ada 3 orang yang berstatus DPO dan masih dilakukan pengejaran.

"Masih ada 3 orang lagi DPO yang nanti akan dikejar terus oleh rekan-rekan dari Ditnarkoba," kata dia.

Barang Bukti Sabu (M Iqbal/detikcom)

Sindikat itu terbongkar ketika digagalkannya pengiriman narkoba jenis sabu seberat 66 kg yang dibawa menggunakan truk logistik PT AMT di check point Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Total barang bukti yang disita sebanyak 71 kg sabu.

Sindikat narkoba lintas wilayah, kata Gatot, memanfaatkan situasi pandemi Corona dan kebijakan pemerintah yang melonggarkan angkutan logistik yang tetap bisa beroperasi normal. Situasi itu kemudian dimanfaatkan oleh para pelaku untuk mengirim barang haram tersebut.

"Mereka mengubah modus, kita ketahui bahwa dalam operasi ketupat bagaimana memperlancar distribusi logistik dan BBM, pangan, mereka memasukkan barang ini, sabu ke dalam safety box yang mereka bawa, ini dimasukkan ke dalam kendaraan truk," ujarnya.

(jbr/jbr)