Pemkot Depok Tetapkan Salat Id Digelar di Rumah-Halalbihalal Secara Virtual

Matius Alfons - detikNews
Rabu, 20 Mei 2020 09:43 WIB
Salat Id di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (15/6/2018)
Ilustrasi Salat Berjemaah (Mochamad Zhacky/detikcom)
Depok -

Pemerintah Kota Depok melarang penyelenggaraan salat Idul Fitri berjemaah di masjid atau lapangan demi memutus mata rantai penyebaran virus Corona (COVID-19). Masyarakat dianjurkan untuk melakukan salat di rumah masing-masing serta halalbihalal secara virtual.

Pelarangan salat Id berjemaah ini diputuskan oleh forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompimda) Kota Depok berdasarkan Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 451/64/Yanbangsos tertanggal 23 April 2020, Surat Edaran Wali Kota Depok Nomor 451/ l94-Huk/GT tertanggal 22 April 2020, dan Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 28 Tahun 2020 tertanggal 20 Ramadhan 1441 H/13 Mei 2020 M. Seluruhnya terkait penyelenggaraan ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1441 H dalam situasi pandemi Corona.

"Salat Idul Fitri pada tahun 1441 Hijriah di Wilayah Kota Depok diselenggarakan di rumah masing masing, baik secara berjemaah bersama keluarga inti maupun secara sendiri-sendiri," kata Wali Kota Depok Mohammad Idris dalam keterangannya, Rabu (20/5/2020).

Sementara kegiatan takbir yang dilakukan di masjid atau musala dilakukan oleh petugas. Sedangkan kegiatan takbir keliling tidak diperbolehkan.

"Kegiatan takbir di masjid/mushola dilaksanakan oleh petugas yang ditunjuk dan kegiatan takbir keliling ditiadakan," ucapnya.

Simak video 'MUI Jelaskan Soal Salat Idul Fitri Jika Dilaksanakan di Luar Rumah':

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2