Bantu Tangani Corona, Pemerintah Jepang Kirim 12 Ribu Butir Avigan ke RI

Yulida Medistiara - detikNews
Selasa, 19 Mei 2020 14:34 WIB
Jepang kirim bantuan ke RI untuk pengangan Corona.
Jepang kirim bantuan ke RI untuk pengangan Corona. (Foto: Dok. Kemlu)
Jakarta -

Pemerintah Jepang mengirimkan bantuan 12.200 butir Avigan ke pemerintah Indonesia. Hal itu merupakan bentuk kerjasama kedua negara dalam mengatasi pandemi COVID-19.

"Kerja sama internasional dalam mengatasi #COVID19 sangatlah penting. Jepang adalah salah satu mitra strategis Indonesia. Hal ini kembali terefleksikan dari hibah 12.200 tablet Avigan dari Jepang ke Indonesia," cuit akun Twitter Kementerian Luar Negeri @kemlu_RI, Selasa (19/5/2020).

Avigan adalah merek obat favipiravir yang dikembangkan oleh Fujifilm Toyama Chemical Co.Ltd untuk mengobati pasien influenza yang juga disinyalir meringankan gejala COVID-19. Dukungan tablet Avigan tersebut diserahkan oleh Pemerintah Jepang melalui UNOPS kepada KBRI Tokyo dan tiba di Jakarta dengan pesawat Garuda Indonesia pada Senin (18/5) sore.

Dikutip dari website resmi Kementerian Luar Negeri, hari ini Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kemlu RI, Desra Percaya, telah menyerahterimakan 12.200 butir Avigan kepada Plt Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemkes RI dr Abdul Kadir.

Acara serah terima juga dihadiri oleh Dubes Jepang untuk Indonesia, Masafumi Ishii, dan Deputi Bidang Pengawasan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor dan Zat Adiktif, BPOM, Dra Rita Endang.

Selain dukungan obat Avigan, selama ini Pemerintah Jepang juga telah menginisiasi sejumlah program kerja sama bagi percepatan penanggulangan COVID-19 di Indonesia, antara lain senilai USD 11,5 juta via WHO, USD 4 juta via UNOPS, USD 1,9 juta via UNICEF, USD 890.000 via IFRC, dan USD 200.000 via UNHCR.

Kedua negara telah sepakat untuk terus memperkuat kerja sama mengatasi COVID-19 sebagaimana ditegaskan pada pembicaraan per telepon Menlu kedua negara pada 23 Maret 2020 dan antara Presiden RI dengan Perdana Menteri Jepang pada 23 April 2020.

Tonton juga video Terpukul Virus Corona, Ekonomi Jepang Menuju Jurang Resesi:

(yld/idn)