PSBB Palembang, Berlaku 20 Mei dan KTP Bakal Ditahan Kalau Melanggar

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 19 Mei 2020 12:44 WIB
Kota Palembang, jembatan ampera
Foto: Kota Palembang. (Dok Raja Adil/detikcom)/PSBB Palembang, Berlaku 20 Mei dan KTP Bakal Ditahan Kalau Melanggar
Jakarta -

Pemerintah Kota Palembang menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mulai Rabu (20/5/2020). Hal ini untuk menekan penyebaran virus corona.

Penerapan PSBB Palembang setelah Menteri Kesehatan menyetujui pada 12 Mei lalu. Usulan PSBB disetujui setelah terjadi penularan transmisi lokal COVID-19. Untuk Pelaksanaan PSBB dilakukan setelah peraturan kepala daerah di masing-masing kota disetujui oleh Gubernur.

Hingga Senin (18/5/2020), terdapat 521 kasus positif Corona di Sumsel. Mayoritas kasus berasal dari Palembang dan Prabumulih.

Jumlah pasien positif Corona yang meninggal mencapai 11 orang. Seluruhnya telah dimakamkan sesuai dengan protokol COVID-19.

Berikut tentang PSBB Palembang:

1. Diberlakukan 14 Hari

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru mengatakan PSBB akan berlaku selama 14 hari. Namun kalau masih ada penurunan COVID-19 maka pemberlakuan PSBB akan diperpanjang.

2. Jam Kerja Dikurangi

PSBB menerapkan aturan untuk mengurangi jam kerja pada seluruh badan usaha, perusahaan, serta aparatur sipil negara. Pengurangan dari yang sebelumnya delapan jam per hari dipangkas menjadi lima jam. Dalam satu ruangan kantor juga dibatasi, yakni harus diisi oleh 50 persen orang dari kapasitas maksimal.

3. Sanksi

PSBB Palembang menerapkan sanksi. Sanksi bakal berlaku pada H+2 hari raya Idul Fitri. Dalam pelaksanaannya, PSBB tiga hari pertama akan menjadi masa sosialisasi dan adaptasi masyarakat. Hari-hari selanjutnya, pemberlakuan sanksi atas pelanggaran pun akan langsung ditindak.

Kepala Bidang Hukum dan HAM Pemkot Palembang Allan Gunery mengatakan, sanksi terhadap pelanggar PSBB mulai dari teguran, sanksi administratif, hingga tindak pidana ringan.

Sanksi administratif berupa penahanan KTP dan pembubaran kegiatan bila ada kerumunan. Untuk tindak pidana ringan akan diterapkan bila warga yang bersangkutan melawan petugas atau tidak mengindahkan perintah aparat.

4. Dijaga Polisi

Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Eko Indra mengatakan, pihaknya melakukan pengamanan selama pelaksanaan PSBB besok. Salah satunya dengan menyiapkan personel dan peralatan yang dibutuhkan di lapangan.

Personel yang berjaga selama di Palembang yakni 1.000 personel. Sementara Prabumulih 500 personel. Kalau ini kurang nanti akan ditambah lagi dan skemanya sudah disiapkan.

Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, juga menyebut untuk pengamanan PSBB Palembang juga dibantu oleh ribuan personel TNI. Ada sekitar 1.000 personel disiapkan di jajaran Kodam.

Jokowi Tegaskan Belum Ada Pelonggaran PSBB:

(nwy/erd)