Bertambah 11, Kasus Positif Corona di Bali Jadi 359

Angga Riza - detikNews
Senin, 18 Mei 2020 21:26 WIB
Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra
Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra (Foto: dok. Istimewa)
Denpasar -

Gugus tugas provinsi Bali mengumumkan penambahan kasus positif virus corona (COVID-19) sebanyak 11 orang per hari ini. Dengan demikian, total saat ini menjadi 359 pasien.

"Perkembangan kasus hari ini ada penambahan 11 kasus positif dari 11 kasus positif itu 9 diantaranya adalah kasus infeksi karena dibawa oleh orang yang punya riwayat perjalanan ke luar negeri atau imported case, sementara 3 lainnya merupakan transmisi lokal. Dengan penambahan kasus ini, secara akumulatif, jumlah kasus positif COVID-19 di daerah Bali total berjumlah 359 orang," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Bali Dewa Made Indra dalam video conference, Senin (18/5/2020).

Dari total keseluruhan kasus positif, sebanyak 8 orang di antaranya merupakan warga negara asing (WNA). Indra mengatakan kasus di Bali masih didominasi oleh imported case.

"Dari total kasus positif sebanyak 359 orang, terdiri dari 8 orang WNA dan 351 WNI, kasus positif pada kelompok WNI dirinci lagi berdasarkan jenis penularannya, yaitu sebanyak 182 kasus merupakan imported case 179 orang PMI dan 3 orang non-PMI," ujarnya.

"Jika dipresentasikan, jumlah kasus imported case sebesar 52,92 persen sedangkan kasus positif yang tertular di daerah lain sebanyak 31 orang atau 8,63 persen. Sementara kasus transmisi lokal sebanyak 138 orang atau 38,44 persen dari total kasus COVID-19 di daerah Bali," lanjutnya.

Sementara itu, kabar baik pasien sembuh di Bali juga mengalami penambahan sebanyak 7 orang. Sedangkan yang masih dalam perawatan sebanyak 98 orang yang tersebar di 11 RS rujukan dan tempat karantina yang dikelola Pemprov Bali.

"Kabar baiknya, pasien sembuh sebanyak 7 orang, sehingga secara akumulatif yang sembuh menjadi 257 orang atau 71,59 persen dari total kasus positif, ini termasuk tingkat kesembuhan tertinggi secara nasional. Hari ini tak ada pasien yang meninggal dan kita berharap tak akan ada lagi yang meninggal, sehingga secara akumulatif kasus meninggal tetap sebanyak 4 orang. Dengan adanya penambahan kasus positif dan kasus yang sembuh, saat ini warga kita yang masih menjalani perawatan di RS Rujukan atau di tempat karantina sebanyak 98 orang," jelas Indra.

(eva/eva)