Kapolda Papua-Pangdam Cenderawasih Tinjau Pospol yang Diserang KKB

Wilpret Siagian - detikNews
Senin, 18 Mei 2020 20:32 WIB
Momen Kapolda Papua mengunjungi Pospol 99 Ndeotadi pascapenyerangan (dok. Istimewa)
Momen Kapolda Papua mengunjungi Pospol 99 Ndeotadi pascapenyerangan (dok. Istimewa)
Jayapura -

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw bersama Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Hermas Asaribab meninjau Pos Polisi (Pospol) 99 Ndeotadi, Kabupaten Paniai, pasca-penyerangan oleh orang tak dikenal (OTK) pada akhir pekan lalu. Aparat masih mendalami motif penyerangan.

"Posisi Pospol ini berada di permukiman penduduk yang cukup ramai. Dugaan pelaku adalah penduduk di sini, besar di sini yang mengetahui betul situasi pospol. Sekarang kami sedang mendalami apakah ada persoalan pribadi pelaku sehingga melakukan penyerangan dan merampas senjata," ujar Irjen Paulus kepada wartawan di sela kunjungannya di Pospol 99 Ndeotadi, Senin (18/5/2020).

Turut serta dalam kunjungan ini adalah Kabinda Papua Napoleon dan Bupati Paniai Meki Nawipa.

Diduga pelaku memanfaatkan situasi saat anggota bersosialisasi dengan warga lain dan melakukan penyerangan serta merampas senjata. Paulus akan melakukan pendekatan kepada tokoh-tokoh masyarakat, kepala suku, dan keluarga pelaku untuk menyampaikan kepada pelaku agar mengembalikan senjata yang diambil.

"Kami akan bertemu tokoh masyarakat, kepala suku dan keluarga pelaku agar meminta pelaku mengembalikan barang milik negara yakni senjata milik Polri maupun TNI yang dirampas," ujar Paulus.

Jika tidak ada hasil dari upaya pendekatan melalui tokoh masyarakat, kepala suku dan aparat kampung, Paulus mengatakan aparat akan mengambil tindakan tegas terhadap kelompok yang melakukan perampasan senjata. Selain itu, pihaknya menerima aspirasi warga agar tetap mempertahankan keberadaan pospol di kampung tersebut.

"Masalah permintaan warga agar tetap mempertahankan pospol tersebut, kami akan segera jawab setelah melakukan evaluasi dengan Panglima Kodam XVII/Cenderawasih dan Bupati Paniai," tambahnya.

Sementara itu, Mayjen Herman mengatakan kehadiran mereka di Pospol 99 Ndeotadi untuk melihat situasi pasca-penyerangan oleh OTK dan selanjutnya menyusun rencana tindak lanjut.

"Kami melihat situasi masyarakat saat ini aman, namun setelah peninjauan ini kami akan melakukan tindakan yang tentunya memberikan kenyamanan kepada warga. Untuk kami minta kerjasama warga dengan kami TNI/Polri agar situasi keamanan didaerah ini tetap aman dan masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa," ujar Herman.

(jbr/jbr)