Isolasi 1 Banjar Desa di Bali Berakhir, Warga Diminta Tetap Patuhi Protokol

Angga Riza - detikNews
Jumat, 15 Mei 2020 21:20 WIB
Sekda Bali Dewa Made Indra
Sekda Bali Dewa Made Indra (Foto: dok. istimewa)
Jakarta -

Isolasi Banjar Serokadan, Desa Abuan, Bangli, Bali, dinyatakan berakhir hari ini setelah menjalani karantina wilayah selama 14 hari. Namun warga tetap diminta mengikuti protokol pencegahan penyebaran virus Corona.

"Mulai hari ini karantina wilayah Desa Abuan dinyatakan dihentikan, maka masyarakat bisa kembali ke aktivitas awal, ke situasi new normal, yakni situasi di mana masyarakat boleh melaksanakan kegiatan namun tetap mengindahkan kewaspadaan. Bukan sebebas-bebasnya, tapi tetap mengikuti protokol pencegahan penyebaran COVID-19," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Bali Dewa Made Indra melalui surat keterangan tertulisnya, Jumat (15/5/2020).

Meskipun karantina wilayah ini sudah dinyatakan dicabut, Indra menegaskan, warga tetap harus mengikuti protokol COVID-19 yang telah ditetapkan pemerintah. Hal ini berlaku hingga Bali dinyatakan bebas dari virus Corona.

"Masa isolasi memang sudah berakhir, tapi kembali saya tegaskan upaya pencegahan dan penanganan COVID-19 belum berakhir. Ini masih terus berjalan hingga Bali benar-benar dinyatakan bebas penyebaran COVID-19. Satu indikator terpenting dalam memastikannya adalah adanya transmisi lokal. Jika masih ada transmisi lokal, berarti Bali belum bebas dari virus ini, berarti masih ada masyarakat yang belum disiplin melaksanakan protokol pencegahan. Saat ini pun masih ada transmisi lokal, termasuk di Bangli. Itulah kenapa saya minta tetap waspada," ujar Indra.

"Setelah status isolasi dicabut, kedisiplinan warga harus terus ditingkatkan. Kalau bisa, di Bangli jangan lagi ada yang positif, begitu juga di Bali. Kalau kita sudah melaksanakan protokol pencegahan dengan ketat, semisal selalu melaksanakan physical distancing, saya yakin tidak ada lagi penularan, pembatasan-pembatasan seperti ini pun tidak perlu dilaksanakan," tambah Indra.

Sebelumnya, hasil rapid test sekitar 400 warga Banjar Serokadan, Desa Abuan, Bangli, Bali, dinyatakan reaktif Corona. Banjar tersebut diisolasi, tidak boleh ada yang masuk dan keluar.

"Tadi Bapak Bupati Bangli sudah memutuskan untuk Banjar Serokadan, Desa Abuan, itu mulai hari ini dinyatakan diisolasi tertutup, tidak boleh ada keluar-masuk," kata Indra dalam keterangan video, Kamis (30/4).

(rfs/rfs)