Nggak Punya Ongkos, Hakim Leslie Mangkir Diperiksa KY
Senin, 19 Des 2005 13:29 WIB
Jakarta - Unik juga, hakim yang gajinya di atas upah rata-rata PNS mengalami kesulitan terbang ke Jakarta karena nggak ada duit. Dan gara-gara terbentur biaya perjalanan dan akomodasi itu jugalah mejelis hakim kasus model top asal Australia, Michelle Leslie, tidak memenuhi panggilan Komisi Yudisial (KY)."Kita telepon ke Denpasar. Mereka bilang tidak bisa datang karena tidak ada biaya," kata Koordinator Bidang Hubungan Antarlembaga KY Soekotjo Soeparto di Kantor KY, Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Senin (19/12/2005).Dijelaskan Soekotjo, pembatalan tersebut disampaikan 3 hakim kasus Leslie melalui surat tertanggal 16 Desember. Surat yang terdiri dari 3 lembar ini diteken Ketua PN Denpasar I Nengah Sudiana. Surat tersebut bertuliskan, Kami mohon maaf belum dapat memenuhi panggilan Bapak karena terbentur biaya perjalanan dan akomodasi. Sedangkan di PN Denpasar belum tersedia anggaran untuk itu."Saya sangat menyayangkan kenapa suratnya tidak difaks atau dikirim lewat paket overnight supaya kita tahu lebih cepat," ujarnya.Menurut Soekotjo, pihaknya akan melayangkan pemanggilan kedua dalam minggu ini. "Kita dalam minggu ini akan memanggil mereka kembali. Ini sedang kita bahas," tutur Soekotdjo.Seperti diberitakan, Made Sudia (ketua majelis) dan dua anggota majelis hakim yaitu I Gusti Ngurah Astawa dan Edy Parulian Siregar diperiksa terkait isu suap sekitar 600 ribu dolar AS. Uang itu diduga dikirim langsung dari Australia. Tujuannya agar Leslie lepas dari jeratan hukum karena kepemilikan dua butir ekstasi.
(aan/)











































