Surat Bebas Corona Dijualbelikan, Anggota DPR Ngaku Sudah Ingatkan Pemerintah

Eva Safitri - detikNews
Jumat, 15 Mei 2020 07:31 WIB
surat sehat bebas COVID-19 dijual online
Surat bebas corona yang diperjualbelikan secara online (Foto: tangkapan layar)
Jakarta -

Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Syarief Abdullah Alkadrie meminta Polri menelusuri surat keterangan bebas virus Corona (COVID-19) yang diperjualbelikan secara daring (online). Syarief mengaku sudah mengingatkan pemerintah soal kebijakan surat keterangan bebas Corona tersebut.

"Saya kira itu ditelurusi dari daerah mana, kepala daerah dan aparat harus selidiki ini, jangan di suasana COVID ini semua sudah membuang energi terpusat bagaimana COVID ini harus selesai. Tapi ada ada orang yang malah menyalahgunakan, mencari kesempatan," kata Syarief, ketika dihubungi, Kamis (14/5/2020).

"Usut itu. Di tengah pandemi masih begini, orang ini kan rusak mentalnya itu, ini sama juga menyebarkan penularan penyakit, kalau orang yang memesan positif, sembarangan saja di cap aja sehat," lanjutnya.

Merujuk SE Gugus Tugas Nomor 4 tahun 2020, surat bebas COVID-19 memang menjadi persyaratan orang yang dikecualikan melakukan perjalanan. Syarief mengingatkan bahwa kebijakan tersebut sebetulnya tidak disetujui olehnya.

Wakil Ketua Komisi V DPR itu mengaku telah menyarankan bahwa untuk memastikan seseorang bebas Corona dilakukan pemeriksaan langsung di tempat keberangkatan. Sehingga tidak perlu surat keterangan bebas Corona.

"Makanya kemarin kita minta kan jangan ada surat kesehatan itu, tapi langsung di tes di bandara. Jadi, bagi mereka yang mau berangkat di tes massal saja. Biaya? Kalau memang negara nggak punya biaya, ya, bebankan saja (kepada) mereka yang berangkat," sebutnya.

Sebelumnya, surat sehat bebas virus Corona (COVID-19) beredar diperjualbelikan oleh salah satu toko online atau daring. Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 langsung terjun mengusut dengan adanya jual-beli surat itu.

Heboh Surat Keterangan Sehat COVID-19 Dijual Online:

Selanjutnya
Halaman
1 2