Sorotan-sorotan atas Geger Imam Musala Positif Corona Nekat Pimpin Tarawih

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 14 Mei 2020 11:14 WIB
masjid.
Ilustrasi masjid. (dikhy sasra/detikcom)

MUI

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengatakan masyarakat sudah diingatkan agar salat Tarawih di rumah selama pandemi Corona.

"Kan sudah ada fatwa Nomor 14 Fatwa Tahun 2020. Bisa kulik di situ. Kan sudah ada diingatkan," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) MUI Anwar Abbas saat dihubungi, Rabu (13/5/2020).

Adapun fatwa ini berisi peringatan bahwa umat muslim wajib berikhtiar untuk menjauhi setiap hal yang menyebabkan penyakit. Selain itu, haram hukumnya orang yang terjangkit Corona ikut salat tarawih berjamaah di masjid. Fatwa ini ditetapkan sudah sejak 16 Maret 2020 lalu.

Anwar menjelaskan bahwa fatwa MUI itu sifatnya tuntunan dan pedoman. Dia mengimbau masyarakat tidak salat berjamaah di wilayah yang wabahnya tidak terkendali.

"Kan MUI sifatnya memberikan tuntunan dan pedoman kan ya. Kalau penyebaran virusnya tidak terkendali, jangan menyelenggarakan salat berjamaah. Salat Jumat. Tapi kalau terkendali ya silakan," ungkapnya.

Kendati demikian, dia mempersoalkan sorotan kepada penyebaran wabah Corona di masjid. Padahal, menurutnya, orang-orang tidak hanya berkumpul di masjid.

"Ini ada ketidak-fair-an ya. Ini kan yang disorot hanya masjid. Pabrik tetap kan. Kenapa hanya masjid saja yang disorot? Pasar juga masih ramai. Kendaraan umum juga ramai," ujar Abbas.

"Sehingga akhirnya terkesan yang membuat virus ini umat islam. Jadi masjid yang disorot," sambungnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4 5 6 7