Sorotan-sorotan atas Geger Imam Musala Positif Corona Nekat Pimpin Tarawih

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 14 Mei 2020 11:14 WIB
masjid.
Ilustrasi masjid. (dikhy sasra/detikcom)

Komisi VIII DPR

Komisi VIII DPR RI meminta ketegasan Pemprov DKI Jakarta menerapkan PSBB menyusul kasus imam positif Corona nekat memimpin salat Tarawih di Tambora, Jakarta Barat.

"Seharusnya di daerah Tambora, Jakarta, seharusnya menjadi daerah yang juga diberlakukan PSBB. Ada aturan yang seharusnya diberlakukan termasuk untuk kegiatan keagamaan, seperti salat Tarawih, agar dibatasi. Apalagi Jakarta masih terhitung daerah zona merah. Sudah seharusnya masyarakat menaati physical distancing, bekerja, belajar, dan beribadah di rumah," kata Wakil Ketua Komisi VIII Ace Hasan Syadzily kepada wartawan, Rabu (13/5/2020).

"Untuk itu, saya kira, pemerintah daerah harus lebih tegas memberlakukan PSBB di daerah-daerah yang memang termasuk dalam zona merah. Kita tidak bisa bertindak kalau sudah terjadi kasus positif," imbuhnya.

Ace juga mengimbau warga yang berada di zona merah lebih mentaati aturan PSBB. Menurutnya, aturan PSBB ditegakkan untuk kebaikan semua pihak.

"Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat yang berada di zona merah lebih baik taati aturan PSBB. Aturan itu bukan untuk pemerintah, tapi untuk keselamatan dan kesehatan warga sendiri," ujarnya.

Wacana relaksasi penggunaan rumah ibadah di tengah PSBB pun perlu dievaluasi. Apalagi untuk wilayah yang dinyatakan zona merah.

"Untuk itu, sekalipun ada wacana relaksasi penggunaan rumah ibadah di masa PSBB, maka harus dilakukan evaluasi secara komprehensif. Jika itu di daerah yang merupakan zona merah, maka seharusnya relaksasi itu tidak berlaku," ucap Ace.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4 5 6 7