Sorotan-sorotan atas Geger Imam Musala Positif Corona Nekat Pimpin Tarawih

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 14 Mei 2020 11:14 WIB
masjid.
Ilustrasi masjid. (dikhy sasra/detikcom)
Jakarta -

Seorang imam musala positif Corona (COVID-19) nekat memimpin salat Tarawih di Tambora, Jakarta. Akibatnya, 28 orang berstatus orang dalam pemantauan (ODP). Peristiwa itu banjir sorotan sejumlah kalangan.

Imam tersebut berinisial O (82). Ia merupakan ketua RW serta tokoh masyarakat setempat. Tak jarang ia memimpin salat fardu dan salat Tarawih di Musala Baitul Muslimin, bergantian dengan imam lainnya.

"Imam aslinya mah sebenarnya ada juga, cuma bergantian saja sama Pak RW (O) ini, kadang-kadang salat Tarawih-nya (dipimpin) imam aslinya, terus (salat) Witir-nya gantian, mungkin salat Isya-nya dia (O), terus Tarawih-nya ganti (imam)," kata Camat Tambora Bambang Sutama ketika dihubungi detikcom, Rabu (13/5/2020).

Lurah Jembatan Besi Tarcius Iwan mengatakan 28 ODP itu menjalani isolasi mandiri. Tarcius mengatakan kesehatan 28 warga itu dalam keadaan baik. "Kondisinya sehat," lanjutnya.

Kepala Puskesmas Kecamatan Tambora dr Kristiani memastikan kondisi para ODP tetap sehat. Isolasi dilakukan untuk mencegah penularan virus.

Peristiwa ini sontak menyedot perhatian sejumlah kalangan. Kementerian Agama (Kemenag), Dewan Masjid Indonesia (DMI), Majelis Ulama Indonesia (MUI), politisi DPR hingga tim medis angkat suara menyayangkan peristiwa itu terjadi.

Berikut ini sorotan-sorotan atas geger imam musala positif Corona nekat memimpin Tarawih:

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4 5 6 7