Round-Up

Raja Backhand Serang soal 'Tikus', Kemenpora Tak Ingin Polemik Terus

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 13 Mei 2020 07:37 WIB
Eks pebulutangkis nasional Taufik Hidayat menjalani pemeriksaan di KPK. Usai diperiksa Taufik nampak tersenyum cerah saat bertemu awak media.
Taufik Hidayat (Foto: Ari Saputra)
Jakarta -

Taufik Hidayat buka-bukaan soal kondisi Kemenpora yang dinilai perlu dirombak total. Pemilik julukan raja backhand smash di dunia bulutangkis itu bahkan menyebut banyak 'tikus' di Kemenpora.

Pernyataan itu disampaikan Taufik dalam Akun YouTube Deddy Corbuzier, seperti dilihat detikcom, Selasa (12/5/2020). Taufik, yang juga Wakil Ketua Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) periode 2016-2017, mengaku kapok bekerja di Kemenpora.

"Kalau dibilang kasarnya sih gue cuman berpikir siapa pun menterinya akan sama aja. itu harus setengah gedung dibongkar. Tikusnya banyak, banyak banget," kata Taufik.

Ia menyatakan awalnya bekerja di Kemenpora karena ingin belajar. Namun kondisi di lapangan justru berlainan.

"Asli sih gue kapok, maksudnya tadinya memang cuman pengen belajar mertua gue di pemerintah. Kadang ada pikiran siapa lagi selain bokap yang nerusin situ, akhirnya gua coba yang di organisasi olahraga kan, di bulu tangkis akhirnya masuk pemerintah. Ternyata... waduh nggak sejalan ini, kiamat," ujarnya.

Selain itu, Taufik berbicara soal kasus korupsi yang menjerat mantan Menpora Imam Nahrawi. Ia mengakui menjadi kurir penerima uang untuk Imam terkait perkara tersebut.

Ia mengatakan hal itu dilakukan karena dimintai tolong untuk memberikan uang tersebut ke Imam Nahrawi. Namun ia mengaku tidak mengetahui soal uang tersebut.

"Ya kan sekarang gini deh, dia nitip ke gue, temennya gue. Gue dititipin, kasihin dong, gue nggak nanya, tapi tahu itu duit. Karena gue baru... ya sudah deh, ini mau diambil besok... oh iya ambil aja besok. Gue akuin gue salah, cuman kan gue nggak berpikir panjang," ujar Taufik.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3