Usut Kasus Impor Tekstil, Kejagung Geledah Rumah Pejabat Bea Cukai Batam

Yulida Medistiara - detikNews
Selasa, 12 Mei 2020 20:48 WIB
Gedung bundar  Jampidsus, kejaksaaan Agung.
Gedung Kejagung (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta -

Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) sedang mengusut kasus dugaan korupsi penyalahgunaan kewenangan dalam importasi tekstil pada Dirjen Bea dan Cukai tahun 2018-2020. Kejagung melakukan penggeledahan terhadap rumah 2 pejabat kantor Bea dan Cukai Batam, salah satunya Kepala KPU Bea dan Cukai Batam Susila Brata.

"Tim Penyidik telah melakukan penggeledahan di 2 tempat pada hari Senin tanggal 11 Mei 2020 sekira pukul 12.51 WIB yang pertama di rumah Kepala Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Batam atas nama Susila Brata di Komplek Bea Cukai Jalan Bunga Raya Baloi Indah Kota Batam," kata Kapuspenkum Kejagung, Hari Setiyono, dalam keterangannya, Selasa (12/5/2020).

Selain itu penyidik juga melakukan penggeledahan di rumah Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan (P2) KPU Bea dan Cukai Batam atas nama M Munif. Dari penggeledahan tersebut untuk sementara diamankan 3 (tiga) buah ponsel, 1 (satu) buah flashdisk.

Sementara itu hari ini penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI, kembali memeriksa 5 orang saksi yang terkait dengan perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Penyalahgunaan Kewenangan Dalam Importasi Tekstil pada Direktorat Jendral (Dirjen) Bea dan Cukai Tahun 2018 s/d 2020. Pemeriksaan dilaksanakan bertempat di Kejaksaan Negeri Batam.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2