Polri Sebut Sertijab di Mabes Sudah Sesuai Protokol Kesehatan

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Selasa, 12 Mei 2020 18:28 WIB
Sertijab Polri
Foto: Polri
Jakarta -

Kepala Divisi Humas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono menyampaikan pelaksanaan serah terima jabatan (Sertijab) sembilan Kapolda di Mabes Polri dilakukan sesuai standar protokol kesehatan. Acara tersebut dihadiri mantan Kapolda Bengkulu Irjen Supratman.

"Pelaksanaannya pun menerapkan physical distancing, tidak berbaris seperti biasanya," kata Argo dalam keterangan tertulis, Selasa (12/5/2020).

Pada prinsipnya, kata Argo, pelaksanaan sertijab di Mabes Polri telah sesuai dengan protokol kesehatan dalam hal pencegahan penularan COVID-19. Sehingga para peserta yang mengikuti sertijab sebelumnya telah dilakukan rapid test serta diperiksa suhu tubuhnya.

"Dan saat itu hasilnya tidak ada yang reaktif," ungkapnya.

Lebih lanjut Argo menuturkan para pejabat yang melakukan sertijab dilakukan secara virtual yakni diberikan mimbar lengkap dengan computer tablet pengganti kertas untuk menandatangani sertijab. Jarak mimbar juga telah diatur sesuai physical distancing.

Sebelumnya, Gubernur Bengkulu Rohidin Merdyah bersama Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bengkulu menyampaikan terdapat empat anggota Polri dari 23 orang yang mengikuti tes swab COVID-19 dinyatakan positif virus Corona. Satu di antara empat anggota polisi itu merupakan mantan Kapolda Bengkulu Irjen Supratman.

Argo mengatakan Mabes Polri telah mengambil langkah-langkah dalam rangka pencegahan setelah mantan Kapolda Bengkulu Irjen Supratman yang dinyatakan positif virus Corona menghadiri sertijab di Mabes Polri.

"Tentunya akan ada langkah-langkah yang diambil oleh Mabes Polri terkait hal ini. Kami punya Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes), nanti langkahnya seperti apa, apakah di rapid test ulang atau di tes swab menunggu dari Pusdokkes," jelas Argo.

Menurut Argo, terpapar virus Corona baru atau COVID-19 adalah risiko yang harus dihadapi oleh anggota Polri, karena pekerjaannya yang bertemu banyak orang, melayani masyarakat dan tetap tugas di tengah pandemik.

"Kami meminta doa masyarakat agar yang terpapar segera pulih dan bekerja kembali. Corona bukan aib, marilah bersama-sama berdoa agar kita mampu melawan COVID-19," pungkas Argo.

(mul/mpr)