Muhaimin Bantah Kabur Saat Dipertemukan Choirul Anam
Minggu, 18 Des 2005 18:01 WIB
Jakarta - Kabar kaburnya Ketua Umum DPP PKB Muktamar Semarang Muhaimin Iskandar dalam acara dialog tentang PKB,dibantah habis-habisan. Kaburnya Muhaimin memang pada acara yang mempertemukannya dengan Ketua Umum DPP PKB Muktamar Surabaya Choirul Anam telah selesai."Saya menyayangkan pemberitaan media massa. Tidak ada apa pun masalah dalam forum itu, namun tiba-tiba muncul berita yang menyudutkan dirinya," kata Muhaimin disela-sela Deklarasi Islam For Peace di kawasan Parkir Timur Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (18/12/2005).Dia mengaku Anam adalah kawan lama dan dalam pertemuan itu suasana terjalin sangat akrab dan cair. "Anam adalah kawan lama. Saat itu tidak ada apa-apa. Kita ngobrol 2 jam lebih, guyon. Karena tidak ada acara saya pulang," ujarnya.Ketua DPP PKB Marwan Jafar meminta penyelenggara dialog tersebut untuk menjelaskan kepada masyarakat kejadian sesungguhnya. "Karena ada informasi yang salah yang merugikan PKB. Tidak ada pertemuan dan dialog yang membahas masalah islah PKB. Muhaimin diundang dalam rangka memaparkan visi dan misi PKB tahun 2009," jelasnya.Selain itu, tidak benar bahwa Muhaimin lari dari pertemuan tersebut, karena selama dalam dua jam lebih Muhaimin bersama Anam sudah ngobrol banyak bahkan guyon."Tidak benar yang disampaikan Idham Cholid (Sekjen DPP PKB versi Alwi Shihab) karena Cak Imin dengan Anam sudah ngobrol bahkan guyon. Cak Imin pergi karena acara sudah selesai," ungkapnya.Dia malah menilai, Idham memberikan keterangan yang tidak benar dan cenderung memutarbalikkan fakta. "Idham tidak tampak dalam obrolan itu, tapi malah memberikan keterangan yang membuat memutarbalikkan fakta. Sebagai sahabat, mari kita selesaikan sendiri, tidak usah kita libatkan pada orang lain untuk menyelesaikan masalah ini," tandasnya.Sebelumnya, Idham Cholid menyayangkan sikap Ketua Umum DPP PKB Semarang Muhaimin Iskandar, yang kabur ketika ingin dipertemukan Cak Anam dalam acara dialog tentang PKB yang diadakan oleh sebuah lembaga riset. Padahal dialog itu salah satu upaya agar islah tercapai.
(wiq/)











































