Gugus Tugas Jelaskan Ramuan Tradisional NTT yang Diklaim Obat Penawar Corona

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 12 Mei 2020 13:27 WIB
Ketua Satgas Penanganan Corona Letjen TNI Doni Monardo
Doni Monardo. (Foto: Edi Wahyono)
Jakarta -

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Doni Monardo menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Nusa Tenggara Timur (NTT) yang telah berupaya mencari formulasi obat virus Corona. Doni menyebut menyebut obat yang diberikan Pemprov NTT bisa digunakan sebagai penambah stamina.

"Kemudian tentang obat penawar dari NTT, bahwa kami Gugus Tugas memberikan apresiasi kepada seluruh pihak dan juga pemerintah daerah yang telah berupaya untuk mendapatkan formulasi-formulasi dalam rangka bisa membantu penyembuhan. Tetapi tentunya semua obat ini harus melalui uji klinis. Adapun yang sudah kami terima, termasuk juga dari Gubernur NTT, lebih kepada upaya untuk meningkatkan stamina," kata Doni usai rapat terbatas dengan Jokowi seperti disiarkan dalam kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (12/5/2020).

Doni menuturkan obat-obatan seperti yang didapat Gugus Tugas dari Gubernur NTT juga bermanfaat bagi masyarakat. Dia menyebut obat-obat tersebut juga bisa menambah keyakinan seseorang terhadap kondisi tubuhnya.

"Jadi juga ini penting untuk menambah tingkat keyakinan seseorang agar memiliki moril yang lebih tinggi," sebut Doni.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu mengungkapkan bahwa tidak semua obat-obat yang diterima Gugus Tugas telah melalui proses uji klinis. Doni menyebut obat-obatan tersebut sebagai ramuan tradisional.

"Apabila obat-obat yang mungkin sebenarnya bukan obat, ini lebih kepada, apa namanya, ramuan tradisional. Manakala formulasi dari ramuan tradisional ini tidak ada yang membahayakan kesehatan pasien, ada yang sudah dicoba, adapun keberhasilan lebih lanjut kami masih menunggu dari rumah sakit," papar Doni.

(zak/dhn)