Pemkab Bogor Lanjut Terapkan PSBB, Bupati: Khawatir Dianggap Bebas Corona

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Senin, 11 Mei 2020 15:02 WIB
Poster
Foto Ilustrasi PSBB (Edi Wahyono/detikcom)
Kabupaten Bogor -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jilid III. Bupati Bogor Ade Yasin menyebut hal ini dilakukan untuk mencegah anggapan bebas penularan Corona saat masa Lebaran.

"Insyaallah kita akan perpanjang lagi untuk PSBB ketiga, karena kami khawatir kalau tidak diperpanjang, kami khawatir Lebaran ini menjadi Lebaran bebas COVID, juga dianggapnya ketika PSBB kita sudah lepaskan, dianggapnya kita sudah lepas dari Corona ini," kata Ade melalui siaran langsung dari kanal YouTube CSIS, Senin (11/5/2020).

Ade khawatir masyarakat akan melakukan silaturahmi saat PSBB tidak diperpanjang lagi. Sehingga hal inilah, menurut Ade, yang akan memicu terjadinya penyebaran virus Corona gelombang kedua.

"Makanya kami khawatir kalau kita tidak perpanjang lagi, kami khawatir masyarakat merasa bahwa sudah bebas dan Lebaran ini dipakai anjangsana, dipakai silaturahmi dan kemungkinan akan ada gelombang kedua ini. Ini yang kami khawatirkan. Makanya kami akan tetap memperketat PSBB ini sampai habis Lebaran," kata Ade.

Kendati demikian, Ade bersyukur kurva angka positif Corona di Kabupaten Bogor sudah melandai. Hal ini terjadi, kata Ade, berkat bantuan dari semua pihak untuk melakukan pengetatan PSBB di Kabupaten Bogor.