Pria yang Marah-Pukul Warga di Bogor Sempat Berpura-pura Ingin Minta Maaf

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Minggu, 10 Mei 2020 16:53 WIB
Pria ngamuk di Bogor Gegara Masker
Foto: Medsos
Jakarta -

Seorang pria berinisial MS (22) marah-marah hingga memukul seorang warga saat ditegur soal masker di titik check point pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Jonggol, Kabupaten Bogor. Polisi mengungkap pemuda ini bisa melakukan pemukulan karena sempat berpura-pura akan meminta maaf.

"Sekitar jam 16.00 WIB, MS datang kembali ke pos check point PSBB dengan berdalih ingin meminta maaf kepada semua petugas, khususnya kepada petugas karang taruna, Saudara AIS (Andri Irman)," kata Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy, dalam keterangannya, Minggu (10/5/2020).



"Ketika Saudara MS dan Saudara AIS bertemu dan mencoba berdiskusi di belakang pos check point, Saudara MS secara tiba-tiba memukul Saudara AIS kepada bagian wajah hingga mengakibatkan luka lebam dan sobekan pada bagian mata sebelah kanan," lanjutnya.

Roland menjelaskan kejadian berawal ketika personel Polsek Jonggol bersama petugas PSBB lain melakukan pengamanan di check point PSBB Rawa Bebek Jonggol (perbatasan Bogor-Bekasi) sekitar pukul 15.00 WIB. Saat melakukan penjagaan, salah satu polisi melihat MS yang tidak memakai masker dari arah Cileungsi menuju Jonggol.

Polisi pun langsung memberhentikan MS dan menegurnya karena tak memakai masker. Namun MS, kata Roland, tak terima ditegur polisi.

Roland mengungkapkan MS yang tak terima ditegur mencoba melarikan diri dengan menarik gas sepeda motornya. Namun, upaya MS melarikan diri ini digagalkan petugas lainnya.



"Karena kesal akhirnya MS turun dari motor dan langsung mencoba menyerang personel Polsek Jonggol. Namun tidak berhasil karena dapat dihadang oleh para petugas lainnya dan seorang Ketua Karang Taruna (Andri Irman)," ungkap Roland.

Dia menambahkan petugas berhasil melerai MS dan menenangkannya. Pria ini pun diminta berputar balik.

Roland mengatakan MS kembali ke pos check point PSBB 1 jam kemudian. Dengan berdalih ingin meminta maaf, MS melakukan pemukulan ke Andri Irman.

"Atas kejadian kemarin (9/5) di lokasi PSBB Rawa Bebek Jonggol, kami langsung mengamankan dan memproses hukum Saudara MS. Dan saat kami ini sedang melakukan pendalaman motif pelaku melakukan penyerangan terhadap petugas di lokasi PSBB," tandas Roland.

(dwia/dwia)