Jasad 2 ABK WNI Dilarung ke Laut oleh Kapal China, Polisi Cek Perjanjian Kerja

Raja Adil Siregar - detikNews
Jumat, 08 Mei 2020 22:54 WIB
Suasana di rumah 2 ABK yang dilarung ke laut.
Suasana di rumah 2 ABK yang dilarung ke laut. (Dok. Polres OKI)

Sekretaris Daerah OKI, Husin, mengaku sudah mendapat laporan soal keadaan keluarga dari 2 orang ABK tersebut. Pihaknya kini akan mendalami terkait kontrak kerja serta hak-hak yang seharusnya diterima kedua ABK.

"Kami akan dalami terkait kontrak kerja dan hak-hak yang bersangkutan. Apakah sudah dipenuhi oleh perusahaan, termasuk soal asuransi dan kecelakaan kerja. Kita Pemkab akan mendampingi," kata Husin.

Kepala Desa Serdang Menang, Dodi Yansen membenarkan bahwa 2 orang ABK, yaitu Sepri (26) dan Ari (25), merupakan warganya. Keduanya bekerja lewat penyalur PT Karunia Bahari Samudra yang bercabang di Pemalang, Jawa Tengah.

"Mereka dipekerjakan di kapal ikan merk FV Long Xing 629 China. Kemudian dipindahkan ke kapal merk TIAN YU nomor 8," katanya.

Selanjutnya, 29 Desember 2019 keluarga dari kedua ABK dikabari oleh perwakilan dari pihak pihak perusahaan. Mereka diminta datang ke Pemalang.

"5 Januari 2020 keluarga ABK ini berangkat ke Pemalang. Setibanya di sana, diberi tahu kalau Sapri meninggal pada 21 Desember 2019 dan mayat sudah dilarung di laut," kata Dodi.

Kini pihak keluarga kaget mendapat kabar 2 ABK meninggal dan kabar tersebut kini viral. Keluarga juga berencana mempertanyakan penyebab meninggalnya Ari dan Sapri ketika bekerja di kapal tersebut.

Halaman

(ras/zak)