Aceh Fokuskan Dana Rp 1,7 T untuk Tangani Corona, Dipakai Bila Terapkan PSBB

Agus Setyadi - detikNews
Kamis, 07 Mei 2020 15:29 WIB
Poster
Ilustrasi corona Foto: Edi Wahyono)
Banda Aceh -

Pemerintah Provinsi Aceh memfokuskan anggaran sebesar Rp 1,7 triliun untuk penanganan pandemi virus Corona. Dana itu bakal dipakai bila Tanah Rencong menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Dana sebanyak Rp 1,7 triliun itu adalah dana yang berpeluang untuk digunakan sebagai dana penanganan COVID-19 jika terjadi sesuatu," kata Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah dalam keterangannya, Kamis (7/5/2020).

Taqwallah sudah memaparkan rancangan refocusing dan realokasi Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) tahun 2020 terkait penanganan COVID-19, kepada anggota Badan Anggaran DPR Aceh. Pemaparan dilakukan di Ruang Serbaguna kompleks DPRA pada Selasa (6/5) kemarin.

Menurut Taqwallah, dana refocusing itu diambil dari penundaan dan pembatalan kegiatan-kegiatan perjalanan dinas, serta kegiatan belanja yang belum berjalan pada setiap dinas atau Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA). Dana itu akan dipakai untuk tiga hal yaitu penanganan kesehatan, keselamatan, serta penyediaan jaring pengamanan sosial dan penanganan dampak ekonomi akibat COVID-19.

Taqwallah menyebutkan, Pemerintah Aceh hingga kini belum menggunakan data refocusing sebesar Rp 1,7 triliun itu. Dana yang dipakai untuk penanganan Corona selama ini bersumber dari anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) yang dialokasikan sebesar Rp 118 miliar.

"Kalau nanti kita berlakukan PSBB, maka dana (Rp 1,7 triliun) tersebut harus digunakan," jelas Taqwallah.

Selain itu, kata Taqwallah, APBA tahun 2020 sendiri mengalami pengurangan pendapatan sebanyak 1,481 triliun. Hal tersebut terjadi akibat konsekuensi dari perubahan postur Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang dilakukan pemerintah pusat untuk menangani COVID-19.

"Seperti kita ketahui sebagian besar pendapatan dalam APBA berasal dari transfer dari pusat," kata Taqwallah.

Simak video Ngumpet di Truk, 5 Pemudik dari Aceh Ketahuan di Jambi:

(eva/eva)