Jumlah Kendaraan yang Diminta Putar Balik di Tol Cikarang Barat Turun Pagi Ini

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 07 Mei 2020 12:09 WIB
Sejumlah polisi menghentikan pengemudi kendaraan yang tidak menerapkan jarak sosial di tol Jakarta-Cikampek, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (25/4/2020). Penyekatan akses transportasi tersebut untuk membatasi pemudik dari Jakarta yang hendak ke luar kota menggunakan mobil pribadi, angkutan umum dan motor. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/hp.
Foto: Fakhri Hermansyah/Antara Foto
Jakarta -

Aparat kepolisian yang berjaga di pos penyekatan Tol Cikarang Barat menyatakan ada penurunan jumlah angka kendaraan pemudik yang dikembalikan ke Jakarta. Kabagbinop Lalin PMJ AKBP Dermawan Karosekali mengapresiasi masyarakat yang mulai menaati aturan larangan mudik yang dicanangkan pemerintah.

"Sampai pagi ini belum ada lonjakan. Terlihat sepi, ya. Alhamdulillah hingga hari ini terus menurun jumlahnya. Jadi banyak masyarakat paham untuk tidak mudik," kata Karosekali di Gerbang Tol Cikarang Barat, Jawa Barat, Kamis (7/5/2020).

Dari pantauan detikcom di pos check point Tol Cikarang Barat, data pagi ini dari pukul 06.00 hingga pukul 10.00 WIB, baru ada 37 kendaraan pemudik yang dikembalikan ke Jakarta. Mayoritas kendaraan pemudik tersebut merupakan kendaraan travel sebanyak 23 unit dan 14 kendaraan lainnya merupakan kendaraan pribadi.

Meski mengaku alami penurunan, Karosekali mengaku pihaknya tetap bersiaga dalam melakukan penyekatan. Dia mengatakan selama 24 jam pihaknya akan terus berjaga di Tol Cikarang Barat.

"Kami selalu siap di sini 24 jam. Tiap dua jam sekali 10 hingga 20 personel kami turun bergantian untuk lakukan pengawasan kendaraan," katanya.

Lebih lanjut Karosekali mengatakan, terkait pemberian sanksi terhadap masyarakat yang nekat melakukan mudik, pihaknya masih menunggu arahan dari pimpinan kepolisian. Namun dia memastikan mekanisme larangan mudik akan terus digalakkan hingga hari ini.

"(Pemberian sanksi) nanti kami menunggu arahan dari pimpinan kami mekanismenya seperti apa. Kami masih menerapkan pola yang pertama. Kami periksa, jika terbukti mudik, kami keluarkan dari tol, kami kembalikan ke Jakarta," pungkasnya.

Beragam Modus Pemudik Hindari PemeriksaanPolisi:

(zlf/zlf)