Tokoh Agama Minta Eksekusi Mati 3 Terpidana Kasus Poso Ditunda

Tokoh Agama Minta Eksekusi Mati 3 Terpidana Kasus Poso Ditunda

- detikNews
Jumat, 16 Des 2005 19:04 WIB
Jakarta - Sejumlah tokoh agama Poso meminta ekskusi mati terhadap 3 terpidana mati kasus kerusuhan Poso ditunda. Mereka pun menemui Gus Dur untuk memuluskan permintaan ini.Sejumlah tokoh lintas agama Poso itu mendatangi Gus dur di Kantor PBNU, Jalan Salemba Raya, Jakarta, Jumat (16/12/2005). Mereka adalah Ketua Forum Silaturahim dan Perjuangan Umat Islam Poso Adnan Arsal, Ketua Umum Sinode Pendeta Damanik dan Paroki Jimmy Tumbelaka.Kedatangan mereka didampingi Ketua Umum PBHI Hendardi dan Koordinator Kontras Usman Hamid, dan M Sobari. Para tokoh ini meminta penundaan eksekusi mati 3 terpidana mati Fabianus Tibo, Dominggus da Silva, dan Marinus Riwu, karena mereka merupakan saksi kunci terhadap orang-orang di belakang layar kerusuhan itu.Pendeta Dominggus berharap negara mau mendengar permintaan itu, demi terwujudnya perdamaian di Poso. "Kami harap negara mau dengar, kami butuh dukungan. Kami tidak minta mereka dibebaskan," ujarnya. "Kami menginginkan proses hukum yang adil dan ketiga orang itu adalah saksi kunci dari 16 nama lain yang terlibat," urainya. Hendardi berjanji akan mengupayakan grasi kembali kepada pemerintah terhadap 3 terpidana mati itu setelah permintaan grasi pertama ditolak SBY pada 10 November 2005 lalu. "Permasalahnya SBY belum tahu masalah yang sebenarnya. Saya sependapat dengan Gus Dur agar Tibo ditunda eksekusinya," ujarnya.Mereka juga meminta Gus Dur untuk mendesak pemerintah menuntaskan persoalan yang terjadi di Poso. Selain itu, agar dibentuk tim pencari fakta independen. Gus Dur menanggapi permintaan para tokoh agama itu dan berjanji akan menindaklanjutinya dengan mengirimkan surat ke Presiden SBY. (mar/)


Berita Terkait