Kritik Tajam Najwa Shihab ke Anggota DPR Berujung Isu soal Kartu Pra Kerja

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 05 Mei 2020 15:02 WIB
sneakers Najwa Shihab
Foto: Najwa Shihab (Instagram/@najwashihab)

DPR Menjawab, Najwa Ditarik ke Isu Kartu Pra Kerja

Salah satu anggota Komisi III DPR yang juga tergabung di Satgas COVID-19, Habiburokhman, menjawab Najwa. Dia menegaskan Satgas COVID-19 sama sekali tidak mengimpor obat herbal.

"Tidak benar kami mengimpor obat herbal dari China," kata Habiburokhman di Twitter.

Habiburokhman juga ingin menyelidiki keterkaitan Najwa Shihab dengan SEKOLAHMU yang menjadi satu dari 7 mitra Kartu Pra Kerja.

"Sebab video NS tersebut setahu saya viral setelah saya bicara keras dalam raker Komisi III dengan KPK. Waktu itu saya minta KPK selidiki Kartu Pra Kerja," kata Habiburokhman.

Dia khawatir Najwa Shihab hanya 'balas dendam' atas apa yang disampaikannya ke KPK.

"Saya jadi khawatir, apa ini serangan balik atas sikap keras kami terhadap Kartu Pra Kerja. Selain saya yang bicara keras, Tery (Arteria Dahlan) juga bicara keras saat raker tersebut," ucap dia.

Senada dengan Habiburokhman, anggota Komisi VI DPR Andre Rosiade juga mengkritik Najwa Shihab. Dia juga mengungkit soal dugaan keterkaitan Najwa Shihab dengan SEKOLAHMU.

"Saran saya sebagai sahabat, Najwa Shihab juga bisa langsung membantu rakyat. Apalagi ada informasi diduga start up SEKOLAHMU yang berada di bawah PT Sekolah Integrasi Digital mendapatkan penunjukan proyek Kartu Pra Kerja. Di mana diduga SEKOLAHMU punya hubungan dengan Najwa Shihab," kata Andre Rosiade.

Andre menyebut Najwa Shihab bisa membantu masyarakat andai dugaannya benar. Andre mengatakan keuntungan dari SEKOLAHMU bisa dipakai untuk membantu masyarakat.

"Seandainya dugaan ini benar. Bahwa SEKOLAHMU mendapatkan penunjukan langsung proyek Kartu Pra Kerja, tentu keuntungannya bisa dipakai membantu masyarakat yang terdampak wabah COVID-19. Apalagi proyek ini ada karena adanya wabah pandemi COVID-19," ucap Andre.

Saat ini, ada delapan platform digital sebagai mitra Kartu Prakerja. Yakni, Tokopedia, Ruangguru, Mau Belajar Apa, Bukalapak, Pintaria, Sekolahmu, Pijar Mahir, dan Kemnaker.go.id. Mereka menyediakan lebih dari 1.500 pelatihan dari lembaga pelatihan formal.

Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan meminta Najwa Shihab meminta maaf. Menurut dia, Najwa Shihab terkesan memfitnah DPR.

"Saran saya, secara pribadi, selaku anggota Komisi III DPR RI, selalu anggota Badan Legislasi DPR RI dan selaku Deputi Penerangan Umum Satgas Lawan COVID-19 DPR RI, meminta Najwa minta maaf. Ini kan statementnya sudah dikonstruksikan dan disengaja benar-benar untuk memfitnah dan menista pribadi maupun anggota DPR," kata Arteria.

"Dan sengaja disiarkan ke ruang publik baik oleh Najwa pribadi maupun Narasi TV. Materi yang disampaikannya pun berupa informasi yang tidak benar, cenderung hoax dan provokatif. Apalagi dihadirkan di saat negara sedang menghadapi kedaruratan kesehatan. Yang membutuhkan situasi yang kondusif. Jadi ini memiliki konsekuensi hukum yang serius," sebut Arteria.

Dari situs resmi sekolahmu, disebutkan bahwa platform digital tersebut diluncurkan oleh Najeela Shihab di acara Temu Pendidik Nusantara di Jakarta pada 25-27 Oktober 2019. Redaksi masih terus berupaya meminta konfirmasi Najwa mengenai pernyataan dari Habiburokhman dan Andre Rosiade ini.

Najelaa yang juga mengungkapkan head of Sekolahmu menyatakan, aplikasi Sekolahmu menjadi platform kolaborasi antara sekolah dan korporasi untuk menghadirkan program-program yang mendukung kompetensi para murid.

Halaman

(fjp/van)