Jamu Tolak Angin Laris di Pasaran Gegara Corona

Yudistira Imandiar - detikNews
Selasa, 05 Mei 2020 14:24 WIB
Tolak angin
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Produk dari Sido Muncul, Tolak Angin, meningkat permintaannya semenjak pandemi virus Corona. Ini karena banyak masyarakat yang berusaha meningkatkan daya tahan tubuhnya dengan mengonsumsi obat-obatan yang terbuat dari bahan herbal, salah satunya Tolak Angin.

Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat mengatakan jumlah produksi Sido Muncul meningkat sekitar 30%. Namun, peningkatan produksi itu tidak hanya dilatarbelakangi bertambahnya permintaan di pasar, tapi Sido Muncul juga menyediakan produk untuk didonasikan. Sementara penjualan naik 5-10%.

"Jumlah produksi meningkat 30%, penjualannya naik 5%-10%. Nah 20% dibagi-bagi. Kan ini nggak masuk penjualan," kata Irwan kepada detikcom, Selasa (5/5/2020).

Irwan mengatakan, Tolak Angin terbukti secara klinis mampu meningkatkan daya tahan tubuh. Berdasarkan hasil uji dari lembaga penelitan, mengonsumsi Tolak Angin dapat meningkatkan limfosit T yang merupakan salah satu faktor penunjang kekebalan tubuh.

"COVID ini cuma bisa dilawan dengan daya tahun tubuh. Nah, Tolak Angin ini kami punya hasil uji dengan lembaga penelitian, yang pertama dia dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Indikatornya limfosit T naik dengan minum Tolak Angin," jelasnya.

Selain Tolak Angin, produk Sido Muncul lainnya yang banyak diminati saat pandemi virus Corona yaitu Vitamin C. Produk tersebut juga dipercaya dapat meningkatkan daya tahan tubuh untuk mencegah berbagai sumber penyakit.

Irwan mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup sehat. Selain itu, ia meminta agar semua pihak menaati aturan pemerintah agar pandemi COVID-19 bisa segera berakhir.

"Ikuti aturan pemerintah yang kedua jalani pola hidup sehat. Minum Tolak Angin atau produk (untuk keseatan) lain pada saat sehat dan sakit. Pada waktu sakit kan butuh daya tahan (tubuh) meningkat," ujar Irwan.

(prf/ega)