Kasus Corona di Balikpapan: Positif 35, Meninggal 2 Orang

Suriyatman - detikNews
Selasa, 05 Mei 2020 02:16 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Samarinda -

Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Timur Andi M Ishak mengumumkan peningkatan kasus Corona di Balikpapan yang sampai saat ini sudah tercatat 35 orang terkonfirmasi positif Corona. Dia menyebut ada satu tambahan pasien positif Corona yang meninggal dunia.

Andi mengatakan, pasien yang meninggal pasien kasus 35 awalnya meninggal dengan status PDP Corona. Namun hasil swabnya belakangan dinyatakan positif Corona.

"BPN 35 laki-laki 66 tahun merupakan PDP meninggal yang dirawat di RSUD Kanudjoso Djatiwibowo sejak 23 April 2020 dengan keluhan demam, batuk, sesak nafas, serta gambaran Pneumonia dan GGD, kasus memiliki comorbid Stroke sejak 3 tahun terakhir. Kondisi kasus memburuk dan dilaporkan meninggal dunia pada 25 April 2020 pukul 16.10 Wita," kata Andi kepada wartawan melalui aplikasi Zoom Senin (4/5/2020).

Pasien terkonfirmasi positif meninggal lainnya yakni laki-laki berumur 60 tahun yang beralamat di Kota Banjarmasin. Dalam riwayatnya pasien kembali ke Balikpapan usai menghadiri Ijtima Dunia di Gowa. Setelah di Balikpapan, dia masuk ke RSUD Kanujoso pada 20 Maret 2020. Keesokan harinya pasien diisolasi hingga keluar hasil medis positif corona pada Jumat (28/3).

"Kondisinya terus memburuk dan akhirnya meninggal dunia dan dimakamkan di Balikpapan," kata Andi.

Sementara itu penambahan kasus positif COVID-19 per 4 Mei 2020 berdasarkan hasil laboratorium kesehatan Surabaya terdapat 5 kasus baru. Andi mengatakan, satu pasien positif di antaranya merupakan santri di Magetan.

"Setelah dua pelajar asal Kukar yang pulang dari Magetan dinyatakan Positif Covid-19, hari ini ada penambahan satu kasus Claster Magetan yakni di Balikpapan," kata Andi.

Satu kasus dari klaster Magetan adalah BPN 33 (18) merupakan PDP dengan hasil rapid test reaktif pada Rabu (22/4). Kasus nomor 33 itu kemudian melakukan pengambilan swab di RST DR R Hardjanto dan melakukan isolasi ketat di rumah.

Satu kasus lagi yang terkonfirmasi positif dari Balikpapan adalah BPN 34 laki-Laki berusia 28 tahun. Kasus 34 ini memiliki kontak erat dengan kasus 22 yang dirawat di RST DR R Hardjanto sejak Kamis (23/4).

Dua kasus lainnya adalah klaster Gowa yang berasal dari Kabupaten Paser dan PPU yakni PSR 14 (30) merupakan ODP hasil tracing dengan hasil rapid reaktif. Dan satu kasus di Penajam Paser Utara yakni PPU 14 Wanita usia 42 merupakan kasus OTG kontak erat PPU 6 hasil tracing dari Kluster Gowa dengan hasil rapid reaktif.

Tambahan 5 kasus positif di Kaltim menambah total kasus terkonfirmasi positif menjadi 167 orang, 152 dirawat, 13 sembuh, 2 meninggal dunia.

(idn/idn)